Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Pemadaman Listrik Terus Terjadi, Aliansi Masyarakat Tobasa Datangi Kantor PLN dan DPRD

- Jumat, 14 Maret 2014 15:20 WIB
1.427 view
Pemadaman Listrik Terus Terjadi, Aliansi Masyarakat Tobasa Datangi Kantor PLN dan DPRD
SIB/F1
Masyarakat Tobasa mendatangi kantor Rayon PLN Balige, tolak pemadaman listrik, Kamis (13/3/2014).
Balige (SIB)- Akibat pemadaman listrik terus terjadi  di Tobasa, warga yang menyebut dirinya Aliansi Masyarakat Peduli Tobasa akhirnya mendatangi kantor PLN Rayon Balige Toba Samosir mendesak perusahaan listrik negara itu menuntaskan pemadaman listrik, karena sangat merugikan masyarakat Tobasa, Kamis (13/3/2014).

Pemadaman listrik secara bergiliran yang dilakukan PLN saat ini menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat Tobasa. “Pemadaman listrik itu pun dinilai dilakukan secara sewenang-wenang.  Banyak warga yang telah terganggu dan dirugikan. Kami meminta PLN supaya menghentikan pemadaman listrik di wilayah kabupaten Tobasa dan meminta PLN memberikan kompensasi kepada konsumen berupa tidak membayar tagihan listrik selama 3 bulan”, sebut orator aksi .

Pantauan wartawan di depan kantor PLN Rayon Balige, massa juga membawa spanduk dan poster menentang pemadaman yang dilakukan PLN, seperti halnya poster yang bertuliskan “Masyarakat Tobasa tolak mati lampu”, “Air Danau Toba pembangkit listrik bagi dikit dong buat Tobasa”. Mereka kecewa dengan pemadaman yang semakin parah beberapa bulan belakangan ini.

Aliansi masyarakat peduli Tobasa yang melakukan aksi di depan kantor PLN Rayon Balige diterima Kepala Rayon PLN Balige R Sianturi didampingi para pegawai PLN.

R Sianturi menyampaikan aspirasi masyarakat Tobasa akan diteruskan kepada pimpinan yang lebih tinggi dan yang lebih berwenang.

Dijelaskannya, kebutuhan daya  listrik di Sumut 1600 Mega Watt (MW) sedangkan ketersediaan daya listrik PLN Sumut dari segala lini yang kita dapat, dapat dikondeksikan keseluruhnya di Sumut hanya 1300 MW sehingga kekurangan itu diperkirakan sekitar 330 MW. “Inilah penyebabnya listrik kita sering padam”, sebut Sianturi.

DPRD Tobasa
Usai melakukan aksi damai di kantor PLN Rayon Balige, massa melanjutkan aksinya keDPRD Toba Samosir.

Mereka diterima anggota DPRD Franjos Sitorus, Jojor Marintan Napitupulu, Pdt. Gumontan Pasaribu dan Boike Pasaribu dan Tonny Sakkan Siahaan.

DPRD Tobasa berjanji dalam waktu dekat ini akan membuat rapat terbuka guna pembahasan pemadaman listrik itu serta akan memanggil para pihak-pihak terkait.

Usai menyampaikan aspirasinya, Aliansi masyarakat Tobasa dengan tertib kembali ke tempat masing-masing di bawah pengawalan pihak kepolisian.

(F1)

Simak juga berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 14 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru