Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Hutan Gundul dan Dibakar Dairi Kekurangan Air Minum

- Jumat, 14 Maret 2014 16:04 WIB
3.417 view
Hutan Gundul dan Dibakar Dairi Kekurangan Air Minum
SIB/Edison Parulian Malau
Pengurus Ormas Wamada Drs Passiona M Sihombing, memperhatikan penebangan dan pembakaran batang pohon kayu di hutan Tombak Raja, Parbuluan, Kecamatan Parbuluan, Dairi, Rabu (12/3/2014).
Sidikalang (SIB)- Hutan perbatasan Dairi dengan Samosir (Tele) salah satu penyangga air minum untuk Dairi, telah gundul dan dibakar orang yang tidak bertanggungjawab. Pembabatan liar ini diperkirakan akan mengakibatkan Kabupaten Dairi khususnya Kota Sidikalang, akan kekurangan air minum.

Demikian disampaikan pengurus Ormas Wajah Masyarakat Dairi (Wamada) Drs Passiona M Sihombing, kepada SIB Rabu (12/3/2014), di hutan Tombak Raja, Parbuluan, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi. Menurutnya, kuat dugaan banyaknya berbagai kepentingan dalam hal penebangan itu, karena keberadaan beberapa perusahaan yang ‘rebutan’ atas lahan tersebut.

“Disadari atau tidak, penebangan ini akan berakibat fatal dengan keberadaan air minum untuk Dairi khususnya kota Sidikalang. Hutan inilah salah satu penyangga air untuk Dairi. Kalaupun ada hutan yang ada dekat Sidikalang, itu hanya hutan resapan,” ujarnya.

Ditambahkan Sihombing, bahwa apa yang disebutkannya adalah fakta. Terbukti dari beberapa anak sungai dan sungai yang sudah menunjukkan penurunan debit air, karena pohon-pohon tua yang berada dekat Daerah Aliran Sungai (DAS) sudah ditebangi.

“Sungai Lae Nuaha, Lae Sitio-tio dan Lae Mbulan, telah terlihat menurun debit airnya. Ini salah satu bukti bahwa pengaruh penebangan di daerah tangkapan air tersebut sudah terganggu. Dalam hal ini, Wamada akan tetap berjuang menghentikan penebangan dan berusaha akan melakukan penanaman pohon nantinya, sebagai bentuk kepedulian,” tambahnya.

Kenapa itu terjadi?

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 14 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru