Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Ditumbuhi Semak Belukar, Lapangan Sepak Bola Tualang Raso Tanjungbalai Memprihatinkan

- Sabtu, 15 Maret 2014 18:14 WIB
1.054 view
Ditumbuhi Semak Belukar, Lapangan Sepak Bola Tualang Raso Tanjungbalai Memprihatinkan
SIB/Usni pilli panjaitan
SEMAK BELUKAR : Lapangan sepak bola Kecamatan Sei Tualang Raso berlokasi di belakang GOR Mini, Jumat (14/3) ditumbuhi semak belukar.
Tanjungbalai (SIB)- Pematangan lahan untuk lapangan sepak bola di Kecamatan Sei Tualang Raso dan Teluk Nibung yang menelan dana Rp250 juta bersumber dari APBD TA2013 Kota Tanjungbalai dinilai mubazir.

Pasalnya, temuan di lapangan kondisi sarana olahraga yang berlokasi di belakang GOR Mini  telah ditumbuhi rumput hingga ketinggian mencapai 1 meter.
Pantauan SIB, Jumat (14/3) lapangan sepak bola tersebut ditutupi rumput. Padahal dana yang dialokasikan untuk pematangan lahan sepak bola di dua kecamatan itu senilai Rp250 juta yang dikelola Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dispora Budpar) Kota Tanjungbalai.

Di plang proyek tertera kedua pekerjaan dilaksanakan CV Pura Kencana dengan sub kegiatan pematangan lahan sepak bola Kecamatan. Sei Tualang Raso dan Teluk Nibung senilai Rp250 juta sumber dana APBD TA2013 tanpa mencantumkan jadwal pekerjaan.

Sekretaris Dispora Budpar Aslina Diaz yang dihubungi SIB, Jumat (14/3) mengatakan, Dispora telah menyampaikan kepada pihak kelurahan di dua kecamatan, dan telah menyurati klub sepak bola supaya memungsikannya.

"Sudah disampaikan ke kelurahan. Kita juga sudah menyurati klub bola agar menggunakannya,"kata Aslina.

Menurut Aslina, dana Rp250 juta untuk pematangan lahan sepak bola kedua kecamatan tersebut terbagi dalam dua paket pekerjaan. "Dua kontrak, pematangan lahan sepak bola di ST Raso senilai Rp100 juta dan di Teluk Nibung Rp150 juta yang dikerjakan dua perusahaan,"ujarnya.

Pernyataan Aslina   berbeda dengan yang ditemukan SIB di lapangan, sebab di plang proyek tertera pekerjaan dilaksanakan CV Pura Kencana senilai Rp250 juta untuk pematangan lahan sepak bola di ST Raso dan Teluk Nibung.

Ketua Lembaga Pemantau Pengelolaan Kekayaan Harta Negara (LP2KHN) Sumut, R. Situmorang prihatin melihat kondisi lapangan sepak bola di belakang GOR Mini yang tidak terawat."Belum difungsikan sudah ditumbuhi semak. Padahal untuk pematangan lahan menghabiskan dana ratusan juta rupiah di tahun 2013. Ini membuktikan minimnya perhatian Dispora Budpar. Buat apa dibangun kalau tidak dikelola. Ini namanya program mubazir,"tandas Situmorang kecewa.(D20/w)
 


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


lapangan sepak bola kecamatan sei tualang raso  berlokasi di belakang GOR Mini, Jumat (14/3) ditumbuhi semak belukar.  Ratusan juta rupiah dana untuk pematangan lahannya pada tahun 2013 terkesan mubazir.(Foto SIB/Usni Pili Panjaitan) 


Plang proyek pematangan lahan sepak bola ditempelkan di pintu samping GOR Mini
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru