Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Program Kapet Simbasalai dan Penyeberangan Ro-Ro Tanjungbalai-Port Klang Masuk RPJMD sumut

- Senin, 17 Maret 2014 11:10 WIB
574 view
Program Kapet Simbasalai dan Penyeberangan Ro-Ro Tanjungbalai-Port Klang Masuk RPJMD sumut
Tanjungbalai (SIB)- Pemerintah Kota Tanjungbalai mengusulkan agar terwujudnya program Kapet Simbasalai dan Ro-Ro Tanjungbalai- Port Klang Malaysia, Pemprovsu menetapkan kedua program gemilang tersebut masuk dalam RPJMD Sumut tahun 2013-2018.

Usulan itu disampaikan Wakil Wali Kota Rolel Harahap kepada Panitia Khusus Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Pansus RPJMD) DPRD Sumut pada acara kunjungan kerja, Rabu (12/3) di Kantor Bupati Asahan.

Rolel memaparkan Kawasan Pengembangan Terpadu Simalungun-Batubara-Asahan dan Tanjungbalai (Kapet Simbasalai) merupakan salah satu kawasan strategis ekonomi serta pengembangan Kota Tanjungbalai menjadi pintu gerbang pariwisata Sumatera Utara melalui jalur laut dengan membangun sarana transportasi angkutan penyeberangan Ro-Ro dari Tanjungbalai ke Port Klang Malaysia atau sebaliknya.

"Masyarakat Tanjungbalai sangat mengharapkan kedua program ini masuk dalam RPJMD Sumatera Utara 2013-2018," ujar pimpinan delegasi Tanjungbalai Rolel Harahap kepada Wakil Ketua DPRD Sumut Sigit Pramono Asri selaku pimpinan Pansus Kelompok 1 untuk wilayah Asahan, Deli Serdang dan Tanjungbalai.

Rolel mengusulkan pula agar program Kapet Simbasalai ditujukan sebagai penyangga utama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei.

Bicara tentang pelabuhan, Belawan sangat dikenal luas dengan pelabuhan peti kemas internasional.

"Pelabuhan Belawan difokuskan sebagai pelabuhan peti kemas internasional. Kuala Tanjung jalur KEK Sei Mangkei yang merupakan bahagian integral konsep MP3EI. Bagaimana dengan nasib pelabuhan Tanjungbalai, kemana difokuskan?," tanya Rolel kepada Tim Pansus dan delegasi Asahan yang dihadiri Bupati Taufan Gama Simatupang dan delegasi Deli Serdang diwakili Bappeda.

Ide cemerlang yang diungkapkan Rolel, sempat membuat beberapa pihak termasuk pimpinan pansus, Pramono Asri terkagum-kagum. "Kami usulkan pelabuhan Tanjungbalai difokuskan untuk jalur penumpang internasional dengan membangun angkutan penyeberangan Ro-Ro tujuan Tanjungbalai- Port Klang Malaysia,"t egas Rolel.

Saat Almarhum T Rizal Nurdin menjabat Gubsu, pernah menggagas rencana angkutan penyeberangan Ro-Ro yang menghubungkan Sumut dengan Malaysia melalui jalur Belawan - Penang "Tapi dinilai kurang fisibel dilihat dari jarak tempuhnya. Sebenarnya jarak antara Tanjungbalai dan Port Klang jauh lebih pendek atau dekat. Kami juga sudah pernah mendiskusikannya dengan Asian Development Bank (ADB), mereka mengapresiasi dan merespon bahkan tertarik untuk terlibat dalam mewujudkan gagasan ini asalkan ada restu dari Pemprovsu," tandas mantan Ketua KNPI Sumut itu.

Disamping itu, juga untuk menambah dan memperbanyak jalur konektivitas Asean menuju era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Pramono Asri mengapresiasi gagasan yang disampaikan Wakil Wali Kota Rolel Harahap dan siap membantu agar usulan ini dimasukkan dalam RPJMD Sumut 2013-2018.

"Akan kita perjuangkan masuk dalam RPJMD, karena tujuannya adalah untuk menyungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat Tanjungbalai sekitarnya dan masyarakat Sumatera Utara," kata Pramono merespon baik usulan itu.(D20/d)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru