Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Fraksi Pakar DPRD: “Pemerintah Tanjungbalai Seperti Mercu Suar”

- Senin, 17 Maret 2014 11:18 WIB
401 view
 Fraksi Pakar DPRD: “Pemerintah Tanjungbalai Seperti Mercu Suar”
Tanjungbalai (SIB)- Pendapat akhir Fraksi Pakar Nurani Bangsa terhadap Ranperda APBD 2014 Kota Tanjungbalai pada rapat paripurna, Kamis (13/3) di gedung dewan kota itu, menggambarkan buruknya birokrasi pemerintahan di era kepemimpinan Thamrin Munthe dan Rolel Harahap.

Kritikan “Pedas” pun dituangkan dalam penyampaian pendapat akhir Pakar Nurani Bangsa yang di antaranya terkait belanja daerah RAPBD TA 2014 sebesar Rp652.195.996.873,00 untuk kebutuhan belanja langsung dan tidak langsung yang terjadi selisih angka terhadap pendapatan daerah dalam R-APBD TA 2014 sebesar Rp554.272.044.873,00 yang berasal dari PAD, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah.

Pakar menilai dari kedua data tersebut R-APBD TA 2014 akan mengalami defisit sebesar Rp97.923.952.000, yang akan ditutup dengan pembiayaan Netto. “Defisit Rp97 miliar itu bukanlah dana yang sedikit. Defisit ini dapat kita nyatakan sebagai defisit semu yang bukan merupakan defisit yang riil. Kondisi pemerintahan kita saat ini masih adanya lempar tanggungjawab dan kurang berinovasinya SKPD karena tidak bergairah dalam bekerja,”kata Ketua Fraksi Pakar Nurani Bangsa Afrizal Zulkarnain.

Dalam pendapat akhirnya, Pakar menguraikan alasan logis terhadap pernyataan bahwa pemerintahan Thamrin-Rolel seperti “Mercu Suar”, artinya dari kejauhan terlihat indah, tinggi dengan lampu berkedip-kedip, tapi di bawah keropos, jelek berteritip.

“Kekuatan APBD kita seperti busa sabun. Besar, tapi yang dianggarkan termasuk kegiatan tahun lalu yang tak kunjung terselesaikan. Lucunya lagi, Nota Pengantar yang telah disampaikan dan dibacakan pada paripurna ditunda dua pekan pembahasan hanya karena buku draf Ranperda APBD belum siap,”
Pakar mengingatkan kembali hasil kesepakatan TAPD dan Banggar terkait transparansi pendataan masyarakat miskin penerima Raskin, Beras Madani, Jaminan Kesehatan dengan mengumumkan hasilnya di Kantor Kelurahan dan Kecamatan tetap ditunggu realisasinya.

Belum maksimalnya pendistribusian air bersih tak luput dari perhatian Pakar yang menyatakan Kota Tanjungbalai dikelilingi sungai, masalah air tak juga kunjung selesai, sehingga mendesak Pemko lebih serius menuntaskan polemik yang dihadapi PDAM Tirta Kualo.

Pakar menyarankan wali kota agar mengevaluasi kinerjanya yang belum menunjukkan peningkatan yang berdampak tidak kompaknya antar SKPD dan kurang bergairah dalam bekerja disebabkan tipe dan gaya kepemimpinan wali kota.

Realita sejak kepemimpinan Thamrin-Rolel, kondisi perekonomian masyarakat belum menunjukkan adanya perubahan positif. Menurunnya etos kerja PNS dan seringnya mutasi berdampak nyata terhadap kualitas dan kuantitas para aparatur pemerintahan kota itu. Masyarakat berharap, adanya upaya signifikan yang berujung nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dari segala sektor dengan memberdayakan segala kemampuan SDM maupun SDA yang dimiliki.(D20/d)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru