Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026
Diserahkan ke Polres Pematangsiantar

Seorang Bocah SD Mengaku Ditinggalkan Ibunya di Angkot

- Rabu, 11 November 2015 22:29 WIB
282 view
Seorang Bocah SD Mengaku Ditinggalkan Ibunya di Angkot
Pematangsiantar (SIB)- Seorang anak pelajar Sekolah Dasar (SD) mengaku ditinggalkan ibunya di dalam bis angkutan kota (angkot) Sepakat Karya Bersama (SKB). Tak tahu harus berbuat apa, supir angkot itupun menyerahkan bocah SD itu ke Mapolres Pematangsiantar.

Pantauan SIB, Rabu (10/11) sekira pukul 13.00 WIB, bocah laki-laki itu terlihat berada di ruang penjagaan Mapolres Pematangsiantar. Bocah yang diperkirakan masih berusia 6 tahun itu terlihat masih mengenakan seragam SD lengkap dengan topi dan sepatunya.

Sesekali bocah itu pergi berlari keluar dari ruang penjagaan seperti hendak meninggalkan Mapolres Pematangsiantar. Melihat hal itu, personel Polres Pematangsiantar yang tidak ingin terjadi apa-apa dengan bocah itu dengan sigap mengamankannya

Tak hanya itu, bocah itu juga membawa tas ransel yang berisi buku serta bontot bak anak SD pada umumnya. Namun sayangnya, tidak ada tanda identitas yang berhasil ditemukan dari bocah itu. Di seragam sekolahnya tidak ada atribut sama sekali dan di dalam bukunya juga tidak ada nama atau apapun yang menjurus ke identitas bocah itu.

Saat awak media maupun personel Polres Pematangsiantar menanyainya, bocah ini mengaku bernama Rikki. Namun saat ditanyai lebih lanjut mengenai siapa orangtuanya, alamat rumah dan sekolahnya, bocah ini tidak mengetahuinya. "Nggak tahu,"ujarnya sembari menggelengkan kepalanya.

Bahkan, saat ditanyai terus, bocah berambut pendek inipun menangis dan tidak bersedia lagi memberikan jawaban apa-apa atas pertanyaan yang diberikan terhadapnya.

Informasi dihimpun dari kepolisian, kejadian yang menyebabkan bocah itu sampai ke Mapolres Siantar bermula ketika bocah itu  menaiki angkot SKB di Jalan Wahidin, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Selasa (10/11) sekira pukul 12.00 WIB.

Saat menaiki angkot itu, bocah itu tak sendiri, bocah itu juga bersama seorang ibu yang tidak diketahui identitasnya. Anehnya, bocah serta ibu itu duduk bersebelahan di tempat duduk bagian depan angkot persis di samping supir angkot. Lalu, sesaat setelah keduanya masuk, angkot itu pun berjalan.

Saat tiba dan berhenti di Jalan Medan tepatnya di Simpang Koperasi, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, ibu yang tidak diketahui identitasnya itu lalu keluar dari angkot namun tidak membawa bocah itu. Setelah membayar ongkos lalu pergi. Melihat itu supir angkotpun kebingungan dan spontan  memanggil ibu tersebut agar membawa bocah itu tapi  ibu itu mengaku bahwa boch tersebut bukanlah anaknya. Mereka hanya kebetulan saja menaiki angkot itu berbarengan.

Tak tahu harus berbuat apa lagi, dengan perasaan kebingungan, supir angkot itu kemudian menyerahkan bocah itu ke Mapolres Siantar. "Supir angkot yang mengantar anak itu ke sini. Hanya anak ini sama ibu itulah penumpangnya kata supir itu," lanjutnya.

Meski begitu, kepada personel Polres Pematangsiantar, bocah tersebut mengaku bahwa ibu yang bersamanya di dalam angkot itu merupakan ibunya. "Tapi anak ini bilang kalau ibu itu adalah ibunya," ucapnya. (Dik/MS/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru