Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026
Pilkada 9 Desember 2015, Pesan Masyarakat Asahan Kepada Paslon :

Menang Laksanakan Pembangunan, Kalah Jadilah Negarawan Jangan Ribut

- Jumat, 13 November 2015 19:09 WIB
484 view
 Menang Laksanakan Pembangunan, Kalah Jadilah Negarawan Jangan Ribut
Kisaran (SIB)- Pilkada serentak akan dilaksanakan tanggal 9 Desember mendatang, tidak terkecuali Kabupaten Asahan. Masyarakat di daerah yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka ini juga akan mengikuti Pesta Demokrasi, memilih siapa Bupati dan Wakil Bupati untuk masa jabatan lima tahun ke depan.

Lantas, di sisa waktu lebih kurang 27 hari lagi menjelang perhelatan dimaksud, sudahkah masyarakat hingga tingkatan paling bawah mengetahui siapa saja Calon Bupati dan Wakil Bupati Asahan yang akan mereka pilih. Apa saja harapan bagi sang Bakal Pemimpin jika kelak diamanahkan memimpin Kabupaten Asahan. Berikut hasil wawancara SIB dengan tiga responden, Kamis (12/11) di Kisaran.

SIB : Tahukah anda kapan Pilkada Kabupaten Asahan akan digelar ?. Ada berapa dan siapa saja Calon Bupati dan Wakil Bupati Asahan yang anda ketahui? Dari mana anda mengetahui ?. Apa harapan anda kepada mereka jika nanti memenangi dan belum berhasil di Pilkada ?. Kepada Penyelenggara dan Pengawas Pilkada Asahan, apa pesan yang ingin anda sampaikan ?.

Ambarita Nasution (37), Pembawa Becak Bermotor : Ya sudah pasti tahulah, tanggal 9 Desember 2015 kan !!. Ada dua pasangan calon. Pertama pasangan Brigjen Nurhajizah dan Amir Syarifuddin. Pasangan nomor dua, Buya Taufan Gama Simatupang dan H Surya. Masya sih hari gini belum tahu. Kan dimana-mana sudah banyak pemberitahuan, ada spanduk, brosur, pendataan calon pemilih, tahulah.

Ya kepada para calon, jika menang harus bisa membangun Kabupaten Asahan menjadi lebih baik lagi dan janji saat kampanye dibuktikan. Bisa merangkul semua kalangan. Pokoknya jangan sampai mengecewakan rakyat lah. Kalau menang jangan sombong, tetap bisa dijumpai, tidak korupsi. Terus gak perlu buat pesta-pestaan, karena itu dekat kepada ria. Dari pada buat begituan, lebih bagus uangnya dikasih kepada yang membutuhkan.

Kalau belum beruntung, harus bisa menghargai kemenangan pasangan lain. Jadi Negarawan sejati, tidak emosi apalagi sampai mengerahkan massa sehingga menyebabkan permusuhan di masyarakat. Niat membangun Asahan kan bukan hanya harus ikut Pilkada serta menang atau kalah. Tapi bagaimana dengan atau tanpa jabatan tetap berbuat untuk Asahan. Untuk KPU dan Panwas, kalau bisa jadikanlah Pilkada Asahan yang terbaik di Sumatera Utara bila perlu se-Indonesia.

Desmon (40), Tukang Pangkas : Tanggal 9 bulan depan (Desember 2015-Red). Calonnya ada dua pasang, pertama Nur – Amir dan nomor dua Pak H Taufan Simatupang dan Surya. Tahunya dari koran, spanduk, kalender, macam-macam lah. Menang bukan segala-galanya, kalah bukan kehancuran. Menang atau kalah, sama-sama harus bisa mencontohkan kebaikan kepada masyarakat. Kepada KPU dan Panwas, jangan pilih kasih. Seperti dalam olahraga sepak bola, sebagai wasit harus bisa membawa pertandingan yang Fair Play.

Surya (29), Penjahit Sepatu : Ya sudah dekat lagi, tanggal 9 Desember. Setahu saya ada dua pasang, Bu Nurhajizah pasangan sama Pak Amir dan pasangan kedua Bupati sama Wakil Bupati yang lama, Pak Taufan dan Pak Surya. Cuma dua, jadi gampang ngingatnya. Tahunya dari spanduk, baleho, yang di kertas-kertas itu, banyak lah.

Siapapun yang menang, perhatikanlah nasib orang-orang seperti kami ini. Jangan pas mau Pilkada saja perlunya. Jalan yang rusak dibolo (Diperbaiki-Red), kota gak banjir lagi kalau hujan sebentar saja, jalan-jalan kalau malam terang, sudah tahulah mereka itu. Kalau kalah, perbanyak Istighfar dan berserah diri kepada Allah, habis Pilkada selesai semua, jangan ribut-ribut. Pilkada Asahan harus sukses. (D01/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru