Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

Pemkab Tapteng Dorong Petani Tanam Padi Kejar Target 33.490 Ha

- Senin, 16 November 2015 18:09 WIB
307 view
Pemkab Tapteng Dorong Petani Tanam Padi Kejar Target 33.490 Ha
Tapteng (SIB)- Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng)  saat ini gencar mendorong petani untuk menanam padi  agar target  tahun 2015 seluas 33.490 hektare tercapai.

Plt Bupati Tapteng Sukran Tanjung, Kamis (12/11) berkeliling ke lokasi pertanian warga di Kecamatan Badiri dan Pinangsori, setelah sebelumnya bertemu dengan ratusan petani yang bergabung di puluhan kelompok tani, di Gedung Balai Benih Pertanian Hutabalang Kecamatan Badiri.

“Pemberian hand traktor merupakan implementasi dari upaya khusus peningkatan ketahanan pangan di daerah kita agar tercapai, yakni 33.490 hektare,” kata Sukran, usai menyerahkan dua unit hand traktor kepada Kelompok Tani Saoloan dan Kelompok Tani Pelita.

Di Kecamatan Badiri, saat ini sedang dikerjakan perbaikan dan pengembangan jaringan irigasi tersier di 4 lokasi di Kelurahan Hutabalang dan Lopian. Pada saat bersamaan, juga berlangsung pembangunan pengembangan jalan usaha tani pada 4 lokasi di Kelurahan Hutabalang  dan Desa Kebun Pisang.

Sukran Tanjung juga meninjau  lokasi pengembangan System of Rice Intensification (SRI) seluas 200 hektare di Kampung Baru Kecamatan Badiri. ”Paling lambat 60 hari lagi, kita akan memasuki panen,” ucap Tumin, Ketua Kelompok Tani Setia Kawan. Di sini, kelompok tani mengakui, setahun terakhir telah tercapai peningkatan hasil produksi berkat adanya pendampingan dari  Dinas Pertanian dan TNI  serta didukung perbaikan sistem irigasi, pemilihan varietas dan pemupukan yang semakin baik.

Di Kampung Baru, sedikitnya 10 kelompok tani telah rampung melaksanakan pembangunan jaringan irigasi tersier dan penanaman padi serentak di atas areal 200 hektare. Petani di sana pun hingga saat ini masih eksis menjadi kelompok penangkar benih padi sawah.

“Sebagai wilayah penangkar benih, ini merupakan aset yang sangat berharga bagi Kabupaten Tapteng dalam menjamin tersedianya benih bermutu dan bersertifikat, yang dapat meningkatkan produksi padi. Maka, keberhasilan ini harus kita pertahankan. Saya yakin, kelompok tani dan P3 A telah memulai perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan secara serius dan maksimal. Bapak dan ibu adalah kunci keberhasilan ini,” kata Sukran Tanjung di tengah hamparan persawahan padi di Kampung Baru.

Pada hari yang sama, Sukran Tanjung didampingi Kadis Pertanian Dompak Simanjuntak dan Asisten III Herman Suwito  juga meninjau proyek pengembangan jaringan tersier di Gunung Marijo Aek Tolong  Kecamatan Pinangsori sepanjang 360 meter yang dikerjakan Kelompok Tani Sahat Saoloan, setelah sebelumnya juga meninjau pembangunan ruang kelas baru sekolah SD, di wilayah tersebut.

Jaringan irigasi di Gunung Marijo akan mengairi persawahan seluas 342 hektare, hingga ke kawasan Kecamatan Lumut. Ratusan masyarakat di desa itu, menyambut kedatangan Sukran Tanjung. Bangga dengan kunjungan tersebut, masyarakat  menyerahkan ulos kepada Sukran dan Kadis Pertanian Dompak Simanjuntak. (E06/d)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru