Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

Sosialisasi Budaya Sadar Bencana di Kota P Siantar

- Rabu, 18 November 2015 19:04 WIB
625 view
Sosialisasi Budaya Sadar Bencana di Kota P Siantar
SIB/Harianto Siregar
TANAM POHON: Asisten I Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar Leonardo Simanjuntak didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar Drs Daniel Siregar, menanam pohon di Taman Sehati Jalan MH Sitorus, Selasa (17/11).
Pematangsiantar (SIB)- Bencana merupakan kejadian yang tidak kita inginkan, namun demikian harus diantisipasi karena bencana selalu bisa terjadi secara tiba-tiba tanpa diduga.

Maka dari itu, kesiapan masyarakat untuk mengantisipasi bencana tersebut, sangat diperlukan kesiapsiagaan masyarakat melakukan tindakan mengurangi resiko, seperti membuang sampah, melakukan penebangan kayu, serta penyempitan saluran air dengan membangun rumah di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS).

Demikian sambutan Plh Wali Kota Pematangsiantar, yang dibacakan Asisten I Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar Leonardo Simanjuntak, saat  membuka Sosialisasi Budaya Sadar Bencana dan Penanaman Rumput Penahan Longsor (Vitever), di Convention Hotel, Siantar Hotel, Kota Pematangsiantar, Selasa (17/11).

Selain itu, upaya penanggulangan bencana adalah merupakan amanah dari UU. No. 24 tahun 2002 tentang penanggulangan bencana, yang bertujuan memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana, menjamin terselenggaranya penanggulangan bencana secara terencana, tepadu, terkordinasi dan menyeluruh.

"Saya mengharapkan kepada BPBD Siantar agar dapat melakukan mapping prioritas area yang rawan bencana, khususnya bencana longsor, serta kondisi tanah yang labil di Siantar dan melakukan pemberdayaan lingkungan kepada masyarakat sekitar sehingga memiliki tanggung jawab,” tegasnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar, Drs Daniel Siregar menjelaskan, sosialisasi pemahaman bencana harus dimulai dari sekolah, sehingga nantinya, para siswa dapat menjadi relawan bencana yang dapat memberikan pemahaman bencana kepada masyarakat.

“Sosialisasi ini harus kita awali dari siswa, dan nantinya para siswa diharapkan menjadi relawan untuk memberikan pemahaman, dan cara mengantisipasi bencana kepada masyarakat,” kata Daniel. 

Sebelumnya, Kepala Bidang Kesiapsiagaan Alisman Marbun, dalam laporanya mengatakan, kegiatan ini adalah dalam rangka melaksanakan salah satu program pemerintah, yaitu mengurangi rawan bencana.

"Mengajari masyarakat secara langsung, seperti menanam rumput penahan longsor," ujarnya sembari berharap agar para perserta dapat melakukan sosialisasi ditempat tinggal masing-masing para peserta.

Hadir sebagai narasumber pada kegiatan sosialisasi tersebut, Komandan Satgas BPBD Sumut Ir Marjuki, Wakil Komandan Satgas BPBD Sumut Alzuhri Hamid dengan materi kesiapsiagaan masyarakat menanggulangi bencana. (C06/y)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru