Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

Studi Kelayakan Rigid di Inti Kota Sibolga Dipertanyakan

- Kamis, 19 November 2015 18:43 WIB
276 view
Studi Kelayakan Rigid di Inti Kota Sibolga Dipertanyakan
Sibolga (SIB)- Studi kelayakan proyek pembangunan daerah berupa rigid untuk peningkatan badan jalan menjadi perkerasan semen beton di inti Kota Sibolga dipertanyakan.

Ketua Indonesian Corruption Watch (ICW) Sibolga–Tapteng Dohar Franklin Sianipar dalam siaran persnya kepada wartawan, Senin (16/11) mengatakan, kelas jalan di inti Kota Sibolga rata-rata dilintasi kendaraan tidak berat termasuk kepadatan lalulintas yang masih kategori sedang, sehingga belum perlu dilakukan pengerasan badan jalan.

Menurutnya, pelaksanaan rigid dibutuhkan untuk badan jalan di daerah pinggiran kota yang berbatasan dengan tepi pantai sedangkan di inti kota dipandang belum mendesak.

“Kami belum melihat alasan yang tepat untuk memaksakan rigid di inti kota terlebih dengan adanya penolakan dari warga setempat,” katanya.

Ia meminta agar Pemda setempat meninjau ulang pelaksanaan proyek ini karena bila diteruskan akan memberi efek domino kepada masyarakat sekitar.

Lokasi pelaksanaan rigid saat ini merupakan daerah perkotaan yang menjadi wajah perekonomian daerah ditambah lagi akan memicu pemukiman warga berada di bawah jalan. “Instansi terkait sangat perlu untuk mensosialisasikan studi kelayakan proyek ini. Apa sebenarnya yang menjadi alasan dasar dilaksanakan rigid di inti kota sampai-sampai menelan biaya hingga puluhan miliar rupiah,” katanya. (E04/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru