Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

100 Ha Tanaman Padi di Siborna Terancam Rusak Digasak Hama Tikus

- Jumat, 20 November 2015 18:29 WIB
185 view
100 Ha Tanaman Padi di Siborna Terancam Rusak Digasak Hama Tikus
Simalungun (SIB)- Petani Nagori (desa) Siborna Kecamatan Panei khawatir atas perkembangan serangan hama tikus merusak lebih kurang 100 Ha tanaman padi. Untuk pemberantasan hama, masyarakat butuh bantuan pemerintah dalam pengadaan bahan pengumpanan atau alat perburuan.

Ketua kelompok tani Ampera Lisbon Siahaan, Rabu (18/11) usai melakukan pertemuan dengan Kepala Laboratorium Pertanian Sumut di Kerasaan Kabupaten Simalungun Efendi Sihombing didampingi staf K Simbolon menjelaskan keluhan petani.

Pada musim tanam kedua tahun 2015 ini dikatakan, usia tanaman padi di Siborna sekitar 30 hari setelah pindah bibit, dan berdasarkan pengamatan  di lapangan menunjukkan pertambahan populasi hama tikus yang mengancam merusak tanaman.

Apabila keadaan ini dibiarkan berlarut tanpa penanganan pemberantasan, petani khawatir akan terjadi gagal panen sehingga masyarakat kehilangan pendapatan dari hasil usaha tani sawah.

Menyahuti permintaan warga tani Nagori Siborna tersebut, Kepala Laboratorium Pertanian Sumut Efendi Sihombing menyerahkan tiran bahan pemberantasan hama tikus seraya memberikan penjelasan cara – cara penggunaannya.

Lebih lanjut Efendi mengimbau petani agar selalu meningkatkan kesadaran akan terjadinya ancaman hama dan penyakit merusak tanaman padi. Apabila ada tanda – tanda gejala serangan hama atau penyakit, pengurus kelompok tani diharapkan segera melaporkannya kepada petugas guna mendapat penanganan segera. “Petugas laborotorium selalu siap membantu, mempertahankan eksistensi usaha tani,” tandasnya. (BR3/y)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru