Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

Ephorus HKBP Prihatin, Jumlah Penduduk Miskin di Sumut Bertambah 100.000 Jiwa Lebih

- Minggu, 29 November 2015 18:20 WIB
189 view
Ephorus HKBP Prihatin, Jumlah Penduduk Miskin di Sumut Bertambah 100.000 Jiwa Lebih
Pematangsiantar (SIB)- Ephorus HKBP merasa prihatin atas jumlah penduduk miskin di Sumatera Utara bertambah 100.000 jiwa lebih. Hal itu harus menjadi peringatan bagi Pemprovsu agar kebijakannya dapat membuat masyarakat mendapatkan kehidupan yang layak.

Hal itu disampaikan Ephorus HKBP Pdt Willem TP Simarmata MA di sela-sela berlangsungnya peresmian Aula HKBP Distrik V Sumatera Timur di Jalan Gereja, Pematangsiantar, Jumat (27/11). Anggaran yang ditetapkan di APBD Pemprovsu harus digunakan untuk melindungi, mencerdaskan dan mensejahterakan rakyat untuk mendapatkan penghidupan masyarakat yang lebih layak “Kalau dana di APBD benar-benar digunakan untuk melindungi, mencerdaskan dan mensejahterakan rakyat, maka rakyat akan mendapatkan kehidupan yang layak”.

Karena itu WTP Simarmata imbau agar pemerintah berusaha membuka lapangan kerja untuk menampung tenaga kerja yang pengangguran, serta pemerintah mendorong dan menjamin penyedia modal untuk usaha kecil dan menengah dari rakyat/petani dalam rangka mengembangkan usahanya. Juga diharapkan pemerintah dapat melatih rakyat mempunyai keahlian agar dapat cara mandiri untuk membuka dan mengembangkan usahanya demi untuk menambah pendapatan dan kesejahteraannya, ujarnya.

Seperti diberitakan SIB bahwa HKBP melalui Pengmas (Pengembangan Masyarakat) sekarang sedang membuka latihan bagi petani agar memiliki keahlian untuk mengelola pertaniannya sehingga dapat mengembangkan pertanian dan sekaligus dalam rangka menambah pendapatan/kesejahteraannya. Bahkan HKBP telah membuka credit union untuk mempermudah dan menjamin adanya modal dengan bunga yang sangat kecil untuk mengembangkan usaha pertaniannya. “Jadi sebagai Ephorus HKBP kita patut merasa prihatin atas bertambahnya jumlah orang miskin di Sumut dan sekaligus mengharapkan agar Pemprovsu dapat membuat berbagai kebijakan untuk memperbaiki penghidupan yang lebih layak bagi rakyat”.

Seperti diberitakan Harian SIB, Jumat (27/11) anggota DPRD Sumut Richard P Sidabutar menyebutkan, peningkatan jumlah penduduk miskin di Sumut tahun 2015 sebanyak 103.070 jiwa, menjadi peringatan atau “warning” bagi Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu).

Hal itu diungkapkannya kepada wartawan, Kamis (26/11) di gedung dewan dan menyebutkan, peningkatan jumlah penduduk miskin di Sumut secara kuantitatif sebesar 103.070 jiwa. (R-18/h)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru