Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Tingkat Pengembalian Dana Bergulir UKM Sebesar 40 Persen

* Sejak Tahun 2002-2011 Dinas Koperasi dan UKM Tanjungbalai Salurkan Dana Bergulir Rp10M
- Jumat, 05 Februari 2016 16:30 WIB
420 view
Tingkat Pengembalian Dana Bergulir UKM Sebesar 40 Persen
Tanjungbalai (SIB)- Tingkat pengembalian dana bergulir untuk usaha kecil dan menengah (UKM) Kota Tanjungbalai mencapai 40 persen. Sejak tahun 2002 hingga 2011 dana bergulir yang telah direalisasikan sebesar Rp10 M.

Kadis Koperasi dan UKM Pemko Tanjungbalai Syahrul IB  kepada SIB menyatakan, penyerapan pengembalian dana bergulir dari penerima bantuan telah mencapai angka 40 persen dari total anggaran yang direalisasikan sebesar Rp10 miliar.

"Dana bergulir yang disalurkan Rp10 M.Dana tersebut dari tahun 2002 sampai 2011. Sudah mencapai 40 persen pengembaliannya, tapi itu termasuk yang masih berjalan kreditnya sampai sekarang,"kata Syahrul IB.

Syahrul mengaku tidak menguasai data jumlah penerima dana bergulir, namun mengetahui bahwa penerimaan seluruh anggaran kredit dana bergulir yang telah direalisasikan mencapai 65 persen. "Penerimaan semua mencapai 65 persen. Bukan tunggakannya bertambah tapi penerimaannya yang bertambah,"terangnya.

Kurun waktu lima tahun sejak 2011 hingga 2015 Dinas Koperasi dan UKM telah melaksanakan beberapa program prioritas bermuara kepada pengembangan koperasi dan lembaga keuangan mikro, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pelaku UMKM.

Berdasarkan data Nota Pengantar LKPJ AMJ Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tahun 2011-2015, Dinas Koperasi dan UKM mengelola anggaran sebesar Rp7,62 miliar dengan rata-rata per tahun Rp1,52 miliar.

Wali Kota Tanjungbalai Thamrin Munthe menyatakan dalam penyampaian LKPJ AMJ pada sidang paripurna Senin (1/2) di gedung DPRD Tanjungbalai, tingkat realisasi anggaran Dinas Koperasi dan UKM bervariasi setiap tahunnya. Tingkat realisasi anggaran hingga Desember 2015 mencapai 88,77 persen atau sebesar Rp1,65 miliar.

Dalam laporannya, Thamrin mengatakan beberapa hasil kegiatan dari anggaran yang dialokasikan di Dinas Koperasi dan UKM yakni, terlaksananya pendataan KUKM se Tanjungbalai, tercapainya persentase peningkatan perijinan bagi UMKM.

Tercapainya persentase koperasi aktif sebesar 43,67 persen atau sebanyak 107 koperasi dari 245 koperasi yang ada. Thamrin mengakui pengembalian dana bergulir mengalami peningkatan sampai akhir tahun 2014 sebesar 57 persen atau kurang lebih Rp4 miliar.

Selama tiga tahun terakhir dana bergulir menurut Thamrin belum bisa disalurkan disebabkan belum adanya Ranperda menjadi Perda oleh pihak legislatif agar regulasi dan prosedur dapat dijalankan sesuai mekanisme yang ada.(D19/D17/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru