Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 27 Juni 2026
Dinas Pertanian Tebingtinggi Serahkan 4 Unit Rice Transplanter kepada Kelompok Tani

Umar Zunaidi Minta Petani Tak Jual Lahan Pertaniannya

- Minggu, 07 Februari 2016 14:01 WIB
535 view
Umar Zunaidi Minta Petani Tak Jual Lahan Pertaniannya
SIB/Humala Siagian
UJI COBA : Wali Kota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM (pakai topi) didampingi Kadis Pertanian Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Infantri Toto Nurwanto, Dandim 02/04 Deli Serdang Lekol Infantri Haryan Indra Wira, Kepala Dinas Pertanian Sumut diwaki
Tebingtinggi (SIB)- Dinas Pertanian Kota Tebingtinggi, Kamis (4/2)  menyerahkan 4 unit alat mesin pertanian  rice transplanter atau mesin alat tanam padi kepada kelompok tani Kelurahan Bulian, Kecamatan Bajenis, Tebingtinggi. Bantuan tersebut untuk mewujudkan Tebingtinggi  swasembada pangan.

“Untuk mewujudkan kegiatan gerakan peningkatan produksi beras melalui kegiatan swasembada pangan untuk mendukung program pangan berkelanjutan, pemerintah menyerahkan 4 unit mesin alat tanam padi kepada kelompok tani,” ujar Mrimbun Marpaung, Kepala Dinas Pertanian  Tebingtinggi saat memberikan sambutan.

Hadir dalam acara penyerahan tersebut Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Infantri Toto Nurwanto, Dandim 02/04 Deli Serdang Lekol Infantri Haryan Indra Wira, Kepala Dinas Pertanian Sumut diwakili S Hasibuan dan Kepala Pengkajian Teknologi Pertanian Sumut DR Catur Hermanto MP.

Marimbun  menambahkan  tantangan ke depan menuju kemandirian pangan dalam memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean mengharuskan kita agar lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi yang baik melalui penataan pembangunan pertanian dari sektor hulu sampai ke hilir.

Sedangkan Wali Kota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM mengharapkan kelompok tani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan)  serta masyarakat yang menekuni bidang pertanian agar meningkatkan semangat berwirausaha yang berorientasi pada agribisnis.

“Dengan meningkatnya jumlah produksi dan kualitas produksi yang berdaya saing sesuai kebutuhan pasar tentu meningkat jugalah ekonomi masyarakat.  Hal itu tentu sejalan,” ujar Umar Zunaidi Hasibuan

“Meskipun pertanian perkotaan Tebingtinggi hanya 335 HA yang tersebar di 3 Kecamatan yakni Bajenis, Padang Hulu dan Rambutan  saya yakin dan percaya apabila hal itu dapat dipertahankan dan dikelola dengan baik akan dapat memberikan kontribusi yang baik pula kepada masyarakat. Saya minta kalaupun ada pengusaha yang mengiming-imingi pembelian lahan bapak ibu dengan harga tinggi janganlah tergiur, sebab itu akan menggusur bapak/ibu pindah ke pinggiran kota,” ujar Umar.

Diapun mengatakan jarang melihat orang berhasil karena menjual lahannya di perkotaan lalu pindah ke daerah  pedalaman, hal itu bisa saja karena akses transportasi dan komunikasi yang tinggi “Jadi jangan tergiur dengan harga jual tanah yang tinggi lalu beniat pindah kepedalaman membeli tanah. Jangan sampai masyarakat Tebingtinggi tergusur dari tanah kelahirannya karena tergiur harga tanah tinggi,” tambah Umar. (C17/c)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru