Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 27 Juni 2026

Pemko Tanjungbalai Bangun Bak Penampungan Air di 6 Kecamatan

- Selasa, 09 Februari 2016 20:11 WIB
699 view
Pemko Tanjungbalai Bangun Bak Penampungan Air di 6 Kecamatan
SIB/Usni Pili Panjaitan
Bak : Inilah kondisi bak penampungan air yang berlokasi di Kantor Camat Kecamatan TB Utara Kota Tanjungbalai, Selasa (2/2).
Tanjungbalai (SIB)- Proyek pembuatan bak penampungan air di enam kecamatan Tanjungbalai tahun 2015 disoal. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) menyatakan terjadi redesain gambar konstruksi bangunan.

PPTK proyek bak penampungan air, Mulkan ST mengatakan kepada SIB, kedalaman bak 2,5 meter. "Kedalamannya 2,5 meter. Desain awal 4,2 meter, tak mungkin dikerjakan sesuai desain awal makanya diredesain menjadi 2,5 meter dalamnya," ujar Mulkan.

Setelah dilakukan redesain konstruksi bangunan bak mengalami perubahan dari desain awal menjadi lebar bak 3,5 x 3 meter dengan kedalaman bak 2,5 meter sedangkan ketebalan lantai bak 20 cm.

Terkait perbedaan konstruksi bak, Mulkan menerangkan kondisi bak di Kantor Camat Kecamatan TB Utara berbeda dengan bak di kecamatan lain. "Yang di Utara beda, digali saja 1,5 meter sampah-sampah banyak, makanya tak bisa digali sehingga ditinggikan. Kedalamannya tetap tak berubah,"terangnya.

Pagu anggaran pembuatan bak penampungan air di enam kecamatan senilai Rp360 juta. Proyek tersebut dikerjakan CV AA dengan harga penawaran Rp357.013.416 sumber dana APBD TA2015 yang dikelola Kantor BPBD Tanjungbalai.

Sejak runtuhnya lantai bak penampungan air saat pengerjaan berlangsung, rumor berkembang bahwa konstruksi bangunan diduga tidak sesuai bestek. Pantauan SIB di lapangan kedalaman bak air yang berlokasi di Pasar Selat Tanjung Medan Kecamatan Datuk Bandar Timur diduga tidak sesuai dengan dokumen setelah diredesain.

Ketebalan lantai bak disinyalir tidak sampai 20 cm. "Kalau memang pernyataan PPTK telah diredesain gambar konstruksi bangunannya, rekanan wajib mematuhi sebagai pedoman dalam pelaksanaan di lapangan," tegas tokoh pemuda CR Pangaribuan yang meragukan dokumen proyek hasil redesain sesuai kondisi bangunan di lapangan.

Pangaribuan mengaku heran dengan pelaksanaan proyek pembuatan bak penampungan air di enam kecamatan, pasalnya saat terjadi bencana kebakaran yang menghanguskan beberapa pintu rumah warga di awal Januari 2016 di Kecamatan TB Utara, mesin air hisap bak penampungan air tidak dapat berfungsi dengan baik.

"Parahnya lagi saat petugas pemadam menyedot air dari dalam bak ternyata tak berhasil karena slang air kurang panjang dan bak kapasitas 25000 liter itu hanya terisi setengah bak saja," kata Pangaribuan seraya meminta pihak BPBD serius memelihara dan menjaga aset yang dibangun menggunakan uang rakyat demi kepentingan masyarakat sehingga dapat memenuhi pelayanan prima terutama dalam penanganan bahaya kebakaran yang dalam kurun waktu lima tahun terakhir Tanjungbalai masih dihantui masalah kasus kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah warga.(D19/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru