Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 29 Juni 2026

Tekan Laju Inflasi, Pemko dan DPRD Sibolga Bibitkan 6000 Pokok Cabe

- Sabtu, 13 Februari 2016 18:45 WIB
421 view
Tekan Laju Inflasi, Pemko dan DPRD Sibolga Bibitkan 6000 Pokok Cabe
SIB/Jan Piter Simorangkir
SURVEI AREAL: Komisi II DPRD Sibolga bersama Plt Kadis Perindagkop Robinhot Panjaitan, Kabag Perekonomian dan Ketahanan Pangan Sibolga, S. Parapat, Kamis (11/2) melakukan survei areal pembibitan cabe di TPA Parombunan, Sibolga.
Sibolga (SIB)- Pemko Sibolga dalam waktu dekat akan membuat pembibitan 6000 cabe di Tempat Pembuatan Akhir (TPA) Jalan Sudirman, Kelurahan Aek Parombunan. Rencananya, bibit cabe itu akan dibagikan kepada masyarakat sebagai salah satu upaya menekan laju inflasi di Sibolga.

Untuk memastikan areal yang akan menjadi lokasi persemaian bibit cabe, Komisi II DPRD Sibolga melakukan survei areal, Kamis (11/2). “Kita dari Komisi II DPRD Sibolga akan ikut mendorong peningkatan ketahanan pangan dan salah satu menekan laju inflasi dengan memanfaatkan lahan pekarangan masyarakat, yaitu menanam cabe menggunakan polybag dan sudah masuk di usulan  APBD 2016. Bersama Badan Ketahanan Pangan Sibolga, kita akan menyiapkan 6000 polybag untuk bibit,” ujar Jamil Zeb Tumori, Koordinator Komisi II didampingi Imran Sebastian Simorangkir, Munzir, Rivorman Saleh  Manalu, Wandana Simatupang dan anggota lainnya, di sela-sela survei areal di TPA Parombunan.

Dengan pembibitan itu, sebut Jamil, diharapkan dapat menekan laju  inflasi di Sibolga,  sebab salah satu pemicunya adalah cabe.  Diperkirakan program akan berjalan pada akhir Maret 2015, setelah APBD 2016 disahkan.

“Ini adalah program pertama dari Komisi II DPRD Sibolga dalam mendukung Pemko Sibolga menciptakan ketahanan pangan.  Kita sudah sepakat bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI), melalui dana CSR (Corporate Social Responsibility-red) dan dukungan dari Pj Wali Kota Sibolga Aspan Sofian,” ujarnya.

Sementara itu, untuk melakukan peningkatan perekonomian Kota Sibolga, rencananya Pemko Sibolga melalui Disperindagkop akan membentuk tim percepatan pembangunan dan perekonomian Kota Sibolga. “Kita bersama instansi terkait bersinergi untuk mendrop kebutuhan yang diperlukan masyarakat, khususnya 9 kebutuhan pokok. Sekarang ini Kota Sibolga mengalami inflasi 1,82 persen, tertinggi di Indonesia. Ke depan kita akan bekerja sama dengan koperasi untuk mendatangkan kebutuhan pokok agar harganya lebih murah,” ujar Robinhot Panjaitan, Plt Kadis Perindagkop Sibolga didampingi S Parapat, Kabag Perekonomian dan Ketahanan Pangan Sibolga.

Menurutnya, Pemko Sibolga juga akan memberikan subsisdi untuk menaikkan harga melalui anggaran yang ada di Pemko Sibolga. “Ini terobosan dari Pemko Sibolga untuk menstabilkan harga seluruh kebutuhan pokok,” katanya. (E06/q)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru