Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Hujan Lebat, Medan Kebanjiran

- Sabtu, 10 September 2016 11:00 WIB
343 view
Hujan Lebat, Medan Kebanjiran
SIB/Roy Surya Damanik
DORONG BETOR: Kasat Lantas Polresta Medan Kompol T Rizal Moelana membantu mendorong betor yang mogok ketika melintas di lokasi genangan banjir setinggi 50-70 Cm di Jalan Dr Mansyur Medan, Jumat (9/9).
Medan (SIB)- Akibat derasnya hujan yang turun di Medan sekitarnya, Kamis (8/9) malam, ditambah buruknya saluran drainase, sejumlah ruas jalan dan rumah terendam.

Pantauan SIB, sejumlah lokasi yang mengalami banjir di antaranya Jalan Sisingamangaraja, tepatnya di kawasan pangkalan bus. Akibatnya, kemacetan panjang hingga mencapai 3 Km tak terhindarkan. Selain itu kendaraan roda 2 dan lebih mengalami mogok dan terpaksa pengendara menggiring kendaraannya ke tempat yang tak digenangi air.

Kawasan Jalan Dr Mansyur Medan juga hingga Jumat siang masih digenangi air dengan ketinggian 50-70 Cm. Banyak kendaraan yang nekat melintas di lokasi mengalami mogok.

Tampak Kasat Lantas Polresta Medan Kompol T Rizal Moelana dan anggotanya berupaya membantu mendorong becak motor (betor) dan pengendara sepedamotor yang mogok menuju ke lokasi yang tak digenangi air. Selain itu warga yang melintas di lokasi banjir digiring dan diarahkan supaya berhati-hati.

Kasat Lantas ketika dikonfirmasi SIB mengatakan, selain melakukan pengaturan lalu-lintas (lalin) di lokasi banjir, pihaknya juga mengimbau pengguna jalan (pengendara-red) untuk lebih bersabar.

"Selain mengatur lalin, saya dan anggota juga membantu kendaraan yang mogok. Serta membantu pengguna jalan. Kita juga mengimbau pengendara untuk lebih bersabar. Ikuti semua peraturan demi kenyamanan seluruh pengendara," imbaunya.

Ganggu Perekonomian
Banjir telah melumpuhkan roda perekonomian sejumlah pengusaha warung makan di sejumlah titik di Jalan Dr Mansyur Medan.

Desy salah seorang pengusaha warung makan di Jalan Dr Mansyur mengaku telah kehilangan omzet akibat banjir tersebut. "Jika tak segera ditangani banjir  dan tak ada solusi oleh Pemko Medan mengantisipasi banjir ini ke depan, bisa melumpuhkan perekonomian," sebutnya.

Ia menceritakan, sejak hujan deras Kamis (8/9) malam, luapan banjir menghalangi pelanggan yang biasanya ramai singgah ke warung miliknya.

Marelan dan Medan Labuhan Kembali Tergenang
Kawasan pemukiman penduduk di Medan Labuhan dan Medan Marelan hingga Jumat (9/9) masih tergenang air.

Selain itu, akibat tidak kunjung dilakukan pembenahan terhadap saluran air/drainase yang selama ini yang kondisinya sangat buruk sejumlah ruas dan badan jalan utama di dua kecamatan tersebut turut tergenang air.

Pantauan wartawan, genangan air terparah terjadi di kawasan Jalan Titi Pahlawan dan merangsek hingga ke Jalan Asam, Jalan KL Yos Sudarso, Simpang Kantor, Medan Labuhan sekitarnya, merendam ruas dan badan jalan serta pemukiman penduduk.

Sedangkan di Medan Marelan, genangan air terjadi hampir di sepanjang Jalan Marelan Raya dan kawasan pemukiman penduduk, Pasar 2 Barat, Pasar 3 Barat, Pasar 4 Barat, Jalan Kapten Rahmad Buddin serta perumahan KPUM Kelurahan Terjun, Marelan.

Kondisi tersebut mengakibatkan di sepanjang Jalan Marelan Raya sempat terjadi gangguan arus lalu lintas, terjadi antrian berbagai jenis kendaraan bermotor kurang lebih sepanjang 1 kilometer.

Akibat lain dari genangan air di Jalan Marelan Raya, salah satu sekolah swasta terpaksa memulangkan para muridnya karena halaman sekolah tersebut turut tergenang.

"Disuruh pulang, halaman sekolah kami tergenang air hujan," jelas Yoga salah seorang siswa SMK Swasta di Marelan yang ditanyai wartawan saat mangkal bersama sejumlah temannya di SPBU Pasar 3 Marelan. (A12/A22/A8/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru