Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026
Plt Dubes AS Brian McFeeters Talkshow di Medan

8.188 Siswa dari Indonesia Belajar di AS

- Sabtu, 10 September 2016 13:19 WIB
592 view
8.188 Siswa dari Indonesia Belajar di AS
SIB/Dok
Pimpinan Radio KARDOPA Group Tiorida Simanjuntak usai menyematkan ulos kepada Plt Dubes Amerika Brian McFeeters didampingi konsul Amerika Juha Salin beserta wakil konsul Tamara Greig, usai talkshow soal pertukaran pendidikan di Medan, Kamis (8/9).
Medan (SIB)- Plt Dubes AS Brian McFeeters didampingi Konsul Amerika Juha Salin dan Wakil Konsul Tamra Greig mengatakan,  Amerika Serikat dan Indonesia sejak lama adalah partner sejajar dan komponen kunci dalam kerja sama pertukaran pendidikan. Pertukaran Pendidikan Internasional bisa merubah pandangan dan memperkuat keterikatan kedua budaya. Program itu adalah salah satu program terbaik bagi AS. Saat ini ada 8.188 siswa dari Indonesia sedang belajar di Amerika Serikat dari 975,000 mahasiswa internasional yang tersebar di universitas-universitas di Amerika. "Bila tertarik dapat menghubungi  Jeffrey Jeo,  konsultan pendidikan kami untuk Education USA di kota Medan. Bisa dihubungi melalui website Konsulat dan Jeffrey akan memberikan konsultasi gratis untuk mengetahui tentang sekolah-sekolah di Amerika," ujar Brian saat talkshaw di Radio Kardopa Medan.

Sebelum ke Radio Kardopa Brian bersama Juha Salin dan  Tamra Greig berbicara di hadapan 350 mahasiswa tentang semangat enterpreneur dan kepemimpinan kepemudaan. Dengan mendukung semangat entrepreneur maka akan membantu menyelesaikan beberapa tantangan. Salah satu program yang mendukung  adalah Young South East Asia Leaders Initiative (YSEALI)  mendukung ide-ide inovatif dari generasi muda di usia 18-35 tahun untuk bisa menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi. YSEALI ini adalah kumpulan orang-orang dengan ide luar biasa dan dengan sedikit dukungan maka mereka bisa membantu perubahan. Terlihat dari proyek-proyek yang diusulkan sebelumnya mencakup isu-isu yang tidak sepele seperti masalah lingkungan, perkuatan perempuan dan peluang ekonomi.

Saat Talkshow di Radio Kardopa Kamis (8/9)  yang dapat juga di dengarkan melalui streaming di www.kardopafm.co.id, Dubes AS menyatakan sangat senang sekali karena Radio Kardopa selalu aktif dalam menyampaikan informasi tentang pendidikan dan lingkungan hidup serta selalu membantu dalam kegiatan-kegiatan Konsulat Amerika.

Brian juga menjelaskan kegiatan selanjutnya adalah tentang lingkungan hidup. Brian bersama tim akan mengunjungi Batu Mbelin Care Centre, Sibolangit meninjau orangutan yang dilindungi. Brian dan Juha juga menjelaskan tentang sistem pendidikan di AS. Menurutnya pendidikan di Amerika, ada suatu sistem wajib belajar dari SD sampai SMA dan masyarakat Amerika harus menyelesaikan itu. Yang menarik untuk calon siswa dari Indonesia adalah tentang universitas, karena di Amerika sangat banyak sekali varian dari universitasnya. Di  Amerika sendiri ada sekitar 4 ribuan universitas yang mencakup segala jenis jurusan dan keahlian dan yang lebih menarik lagi di Amerika ada seribu Community College. Dari seribu Community College ini bisa membantu seseorang untuk lebih piawai dalam belajar bahasa inggris dan masuknya jauh lebih mudah.

Soal proses pengurusan visa Amerika katanya, seminggu  sudah selesai, asalkan  semua data-data dan kelengkapan dipenuhi. Jadi kalau ada persepsi susah untuk mendapatkan visa Amerika itu tidak benar, kenyataannya 95% visa pelajar selalu disetujui dan 98% visa turis juga disetujui.

Selain masalah pendidikan dan lingkungan masih ada lagi yang menjadi prioritas Dubes di Indonesia yaitu kebudayaan, pertahanan dan ekonomi. Brian juga mengatakan kalau Amerika juga mendukung perlindungan hutan seperti ekosistem Leuser. "Kami bekerja keras dengan pemerintah Indonesia untuk bisa mendukung sistem management dan konservasi sumber daya hutan. Salah satunya adalah Aceh, sebagai rumah bagi sebahagaian besar ekosistem Leuser, adalah hutan yang sangat penting bukan hanya untuk masyarakat Sumatera, akan tetapi Indonesia bahkan dunia.Inilah sebabnya Amerika Serikat tetap menjadi pendukung kuat dari proteksi hutan yang sangat penting ini," ujarnya.

Dalam hal ini dibutuhkan kerjsama semua pihak untuk membantu preservasi hutan Sumatera, termasuk habitatnya seperti orangutan, Gajah Sumatera dan lainnya.  Dalam kunjungan itu, pimpinan Radio Kardopa Tiorida  Simanjuntak juga mengulosi Dubes AS Brian Mc Feeters. sebagai hadiah kenang-kenangan. (R4/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru