Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026
Cek Peralatan Hadapi Bencana

Kapoldasu Dapati Rantis Tak Siap Pakai

- Rabu, 14 September 2016 09:46 WIB
300 view
Kapoldasu Dapati Rantis Tak Siap Pakai
SIB/Roy Marisi Simorangkir
Kapoldasu Irjen Pol Drs Raden Budi Winarso memeriksa kesiapan peralatan menghadapi bencana di wilayah Sumut.
Medan (SIB)- Kapoldasu Irjen Pol Drs Raden Budi Winarso menegaskan, perencanaan dan persiapan sangat penting dalam menghadapi sebuah bencana yang terjadi di Sumut. Ketegasan itu disebutkan Budi Winarso saat memimpin Apel Kesiapan Peralatan Menghadapi Bencana Wilayah Sumut di Lapangan Mako Brimobdasu Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Selasa (13/9).

"Peralatan yang ada harus siap (stanby), bila suatu saat terjadi bencana di Sumut," ujarnya.

Diakui, dalam cek kesiapan peralatan menghadapi bencana ini, akan diketahui ada atau tidaknya peralatan yang siap pakai. Salah satu permasalahannya, sebutnya, aki kendaraan taktis (Rantis) Rescue yang soak.

"Akinya soak, mungkin tidak dicek lagi pasca dipakai menolong korban bencana di Sembahe. Nah, hal-hal seperti ini jangan sepele, artinya semua peralatan dan perlengkapannya harus siap. Makanya, saya minta Brimob dan Sabhara setiap hari mengecek dan berlatih. Nanti juga akan saya minta latihan di Polda," tegasnya.
Selain itu, Kapolda juga menginstruksikan setiap personil yang dipercayakan mengurus kendaraan itu untuk menjaganya seperti milik sendiri, sehingga perawatannya selalu terjaga. Hal itu diminta Kapoldasu menimbang alat-alat itu dibeli dengan menggunakan uang dari rakyat.

"Kalian harus sadari alat-alat ini dibeli dari rakyat. Ini dibeli bukan untuk pameran atau cuma jadi pajangan, tapi alat yang siap pakai untuk kepentingan masyarakat," jelasnya.

Terpisah, Dansat Brimob Poldasu Kombes Pol Zulfikar mengaku, apel kesiapan peralatan ini dilakukan demi mempersiapkan menanggulangi aebuah bencana. Katanya, ada dua jenis kejadian bencana, pertama bencana dadakan dan yang tidak diduga.

"Dalam rangka mempersiapkan diri, makanya Bapak Kapolda mengecek kesiapannya. Memang ada yang masih kurang, tapi itulah gunanya pengecekan ini dilakukan," sebutnya.

Menjawab wartawan, Zulfikar mengaku nantinya akan dikoordinasikan ke Satker atau Polres di jajaran Poldasu. Terkait titik rawan bencana, akunya, saat ini sedang dilakukan pemetaan oleh Biro Ops Poldasu. Untuk Brimob, katanya, bertugas sebagai personil pembantu (BKO).

Diketahui, dalam kegiatan apel itu dihadiri Wakapoldasu Brigjen Pol Adhi Prawoto, Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Rina Sari Ginting, Karo Ops Poldasu Kombes Pol Rudi Hartono, Wakapolresta Medan, serta sejumlah Kapolsek di sejajaran Polresta Medan. (A16/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru