Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026
Lukdir Gultom Jadi Kepala Kantor OJK Regional Sumbagut

Jika Ingin Berhasil Harus Kuasai Medan Dulu

- Rabu, 14 September 2016 09:50 WIB
346 view
Jika Ingin Berhasil Harus Kuasai Medan Dulu
SIB/Dok
PISAH SAMBUT : Kepala OJK KR 5 Sumbagut yang baru Lukdir Gultom (no 4 kiri) dan pejabat lama di sebelahnya A Soekro Tratmono didampingi Kepala Kantor BI Provinsi Sumut Difi A Johansyah berfoto usai acara pisah sambut kedua pejabat itu di Gedung BI Medan,
Medan (SIB)- Lukdir Gultom dipercaya menjadi Kepala OJK(Otoritas Jasa Keuangan) KR(Kantor Regional) 5 Sumatera Bagian Utara(Sumbagut) yang baru.
Gultom yang sebelumnya,  Kepala OJK Sumbagsel di Palembang itu menggantikan pejabat lama A Ahmad Soekro Tratmono yang menduduki pos barunya sebagai Kepala Departemen Perbankan Syariah OJK di Jakarta.

Kedua pejabat itu,  dilepas dan disambut dengan acara "Pisah Sambut" yang digelar di lantai 9 Gedung Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara  Jalan Balai Kota Medan, Selasa  (13/9) siang. 

Soekro yang mengakhiri jabatannya sebagai Kepala OJK KR 5 Sumbagut terhitung 6 September 2016, itu juga melepas jabatannya sebagai Ketua Pengganti BMPD (Badan Musyawarah Perbankan Daerah) Sumut dimana ketuanya Difi Ahmad Johansyah Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut.

Ahmad Soekro Tratmono menyatakan  sedih dengan kepindahannya ke Jakarta karena banyak kenangan indah di Sumut. "Ini bukan berpisah tapi kekeluargaan. Jadi kita harus tetap bersyukur," katanya.

Dia mengatakan bertugas di Medan sebagai Kepala OJK Sumbagut  sejak dilantik 5 Februari 2015 dan dilantik kembali menjabat di Jakarta sejak 6 September 2016, berarti bertugas di Medan selama  1 tahun 7 bulan 1 hari.

Disebutnya, dulu ia juga bertugas sekira 11 tahun di perbankan syariah saat itu ia masih di bidang pengawasan BI.

"Banyak yang perlu dibangun di Sumut. Namun kekeluargaan seperti ini harus kita teruskan dan sinergi terus diperkuat. Kita datang membangun di Sumut dan ingin tingkatkan ekonomi Sumut. IJK juga tumbuh positif.

Walaupun harus keluar Medan tapi tetap dapat berkontribusi membangun Sumut ini. Kalau ingin berhasil, harus kuasai Medan. Tapi kalau sudah tinggal di Kota Medan, merupakan hal yang luar biasa," ujar Soekro.

Kepala Kantor Regional (KR) 5 Sumbagut OJK yang baru Lukdir Gultom mengatakan, ketika awal masih terbentuk OJK, dia pernah menjabat di Sumut, namun pindah ke Palembang selama delapan bulan dan kembali menjabat di wilayah Sumbagut lagi.

Lukdir merupakan, bapak 3 orang anak yang semuanya di Jakarta, satu tamat kuliah, satu sedang skripsi dan satu lagi baru kuliah semester 3.

Disebutnya, kalau mertuanya perempuan berasal dari Makassar dan bapak mertuanya dari Kebumen. Dia mengaku  kampung halamannya juga di Jawa Tengah.
Ia  pernah bertugas antara lain  di Kupang selama 3 tahun, Makassar 8 tahun dan di Medan

2,5 tahun. Terakhir di Palembang 8 bulan kurang 10 hari. Dia dilantik 14 Januari 2016, pas ada bom Thamrin di Jakarta meledak.

"Seorang negarawan jangan tanya ditempatkan di mana, tapi harus siap dimanapun ditempatkan," kata Lukdir Gultom.

Lukdir mengatakan ia akan terus melanjutkan apa saja yang dikerjakan Soekro dan minta kerjasamanya dalam membangun Sumut ini khususnya sektor industri jasa keuangan.

Sementara itu Kepala Perwakilan BI  Provinsi Sumatera Utara Difi Ahmad Johansyah selaku Ketua BMPD Sumut mengatakan, tugasnya di BMPD kebanyakan terima lapor pindah dan masuk. Dari 100 %  yang lapor, hanya 1 % yang menghadap berbicara substansi.

Difi menyebut Soekro dan Lukdir dulu dari BI. Pak Sukro juga dulu pengawas bank.  Pak Soekro ahli dalam syariah.

Difi menyebut ada tiga hal yang tak terlupakan dari Soekro yakni pertama selalu  mengajaknya kalau nyanyi. Kedua, bagaikan saudara yang saling melindungi. "Kalau ada acara, misalnya, ada salah satu tidak datang maka kalau ada yang tanya dijawab sedang tugas ke luar kota. Ketiga sama-sama rambut putih", ucapnya. (A2/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru