Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

10 Program Deonald untuk HKBP Distrik Medan-Aceh

- Jumat, 16 September 2016 08:48 WIB
198 view
10 Program Deonald untuk HKBP Distrik Medan-Aceh
Tarutung (SIB)- Pada Sinode HKBP di Seminarium Sipoholon, Tarutung, sebanyak 60 orang  pendeta telah diajukan sebagai kandidat pemimpin distrik (praeses) dan dari jumlah itu, hanya  30 orang yang akan menempati posisi Praeses.

Selama beberapa hari ke depan, peserta sinode akan mendengar program yang diajukan para kandidat untuk  menjadi rujukan bagi sinodestan menjatuhkan pilihan. Program ini pula yang kelak menentukan maju mundurnya pelayanan di daerah masing-masing. Salah satu kandidat praeses yang paling diperhitungkan adalah  Pdt Dr Deonal Sinaga.  Doktor Theologia dari Lutheran Teological Seminarium (LTS) Hongkong. Ia memiliki pengalam panjangan melayani di dalam dan luar negeri. Dalam sinode kali ini, ia maju dengan nomor urut 14.

Sebagai pendeta berpengalaman, Deonald punya visi untuk kemajuan HKBP, khususnya Distrik Medan- Aceh. Ia telah mendesain 10 program prioritas jika ia kelak terpilih sebagai praeses. 1. Merevitalisasi pelayanan, dimulai dengan pengembangan kapasitas pelayan penuh waktu dan paruh waktu seperti pendeta, penatua, bibelvrow, guru huria dan guru sekolah minggu. Tak hanya itu, HKBP akan menguatkan peran jemaat, yang selama ini kurang mendapat tempat dalam pengembangan mutu pelayanan gereja.

2. Memprioritaskan pengembangan kapasitas guru sekolah minggu dan pembelajaran sekolah minggu. Kualitas guru sekolah minggu musti ada standarnya, begitu juga dengan materi yang diajarkan kepada anak-anak didik sekolah minggu.

3. Mempersiapkan pelayanan bagi remaja. Di usia ini, kepribadian remaja masih labil. Mereka membutuhkan ketokohan dan kepemimpinan yang mampu meberi teladan baik. Karena itu, pola pembinaan remaja juga harus dipersiapkan secara matang, terstruktur dan berkesinambungan. "Kita akan merekrut dan memberdayakan kaum muda yang punya kepedulian dengan remaja. Mereka akan kita persiapkan untuk membina remaja dengan baik. Dasar-dasar kekristenan ditanamkan kepada remaja secara sistematis dan berkelanjutan," ujar Deonal.

4.  Membentuk Tim Tagana (Tanggap Bencana). Sumatera Utara, khususnya Medan sangat rawan dengan bencana, salah satunya kebakaran. Karena itu, HKBP dengan visinya sebagai berkat bagi dunia musti hadir di saat ada yang membutuhkan. Tim Tagana ini akan dilembagakan namun tetap dibawah koordinasi pimpinan distrik. Sehingga HKBP berdampak nyata bagi masyarakat.

5. Membangun Crisis Center sebagai pusat penanganan masalah-masalah akut berupa orang bermasalah dengan narkoba. Crisis Center bukan hanya bagi warga HKBP namun juga bagi warga di luar HKBP. HKBP akan membangun kerjasama dengan pihak BNN, pemerintah pusat dan daerah, masyarakat, gereja-gereja dan pihak luar negeri.

6. Program penguatan keluarga.  Pembinaan keluarga akan diefektifkan, termasuk juga bagi kaum lanjut usia. 7. Meningkatkan penginjilan ke dalam dan oleh warga HKBP. Sehingga semakin kuat keimanan warga HKBP. 8. Program kepedulian bagi kaum miskin berupa menyediakan beasiswa/bantuan pendidikan bagi anak-anak warga miskin, sehingga mereka bisa mendapatkan pendidikan dengan baik.

9. Mempersiapkan website distrik, website pribadi dan memanfaatkan media sosial untuk berinteraksi dengan warga jemaat. Dengan membuka ruang interaksi, jemaat bisa menyampaikan aspirasinya langsung ke pada praeses. "Saya sangat terbuka kepada siapa pun. Saya akan sediakan website distrik, website pribadi serta memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan mutu pelayanan saya dan HKBP," ujarnya.

10. Menyediakan akses internet di gereja di wilayah distrik, demi membantu jemaat dalam pengembangan pengetahuan dan informasi. (A22/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru