Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Sekurity Bandara KNIA Periksa Telepon Pintar Penumpang Pesawat

- Jumat, 16 September 2016 09:02 WIB
277 view
Sekurity Bandara KNIA Periksa Telepon Pintar Penumpang Pesawat
Kualanamu (SIB)- PT Angkasa Pura II Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA) Deliserdang meningkatkan pengawasan terhadap calon penumpang maskapai penerbangan yang membawa dan menggunakan  smartphone merek Samsung Galaxy Note 7.

Peningkatan pengawasan itu diberlakukan setelah keluarnya surat edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara nomor SE 18 Tahun 2016 tanggal 13 September 2016.

Safety dan Service Manager PT Angkasa Pura II Kualanamu Kuswadi memerintahkan agar petugas  Avsec di Bandara KNIA memerketat pengawasan  terhadap calon penumpang yang membawa "Samsung Galaxy Note 7" bepergian melalui Bandara itu.

"Iya, semua pengunjung dan calon penumpang diminta memeriksakan barang bawaannya melalui peralatan sinar Xray di Bandara KNIA," ujar Kuswadi menjawab pertanyaan SIB, Kamis (15/9) malam.

Kementerian Perhubungan mengeluarkan surat edaran yang ditujukan ke badan usaha angkutan udara dan perusahaan angkutan udara asing terkait maraknya kasus telepon pintar "Samsung Galaxy Note 7" yang meledak. Bahkan, puluhan kasus meledaknya baterai telepon pintar itu terjadi di berbagai negara.

Dalam surat edaran itu, Dirjen Perhubungan Udara itu juga menginstruksikan agar pihak maskapai penerbangan meminta para penumpangnya dan awaknya menonaktifkan serta tidak mengisi daya baterai telepon pintar "Samsung Galaxy Note 7" selama penerbangan.

Sementara itu sejumlah maskapai penerbangan di Bandara KNIA seperti Garuda Indonesia membuat pengumuman pelarangan penggunaan "Samsung Galaxy Note 7" terpasang di meja konter Garuda di area keberangkatan penumpang lantai 3 Bandara itu. (A13/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru