Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

1050 Peserta dari 16 Negara akan Ramaikan Samosir Lake Toba Ultra Marathon 2016 Mengelilingi Pusuk Buhit,

* Ombang Siboro: Samosir Capai Target Kunjungan Wisata Melebihi Jumlah Penduduknya
- Jumat, 16 September 2016 12:31 WIB
781 view
1050 Peserta dari 16 Negara akan Ramaikan Samosir Lake Toba Ultra Marathon 2016 Mengelilingi Pusuk Buhit,
SIB/ Horas Pasaribu
Bupati Samosir Drs Rapidin Simbolon didampingi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Samosir Drs Ombang Siboro, MSi dan sejumlah sponsor memberi keterangan kepada wartawan seputar persiapan Samosir Lake Toba Ultra pada konferensi pers, Selasa (13/9) di SantIka
Medan (SIB)- Samosir Lake Toba Ultra kembali digelar, Sabtu (17/9) setelah sukses di even pertama tahun 2015. Even yang didukung Horas Halak Hita (H3) yang diwakili Mulia Napitupulu ini dukung penuh Pemkab Samosir. Lomba ini sebagai wujud kepedulian atas perkembangan dan kemajuan potensi wisata Danau Toba dan Pulau Samosir. Nomor yang diperlombakan adalah lari marathon 50 K, 25 K, 10 K dan 5 K masing-masing dengan batas waktu 9 jam, 4,5 jam, 2,5 jam dan 1,5 jam. Memperebutkan hadiah total Rp 125.000 untuk 20 orang pemenang.

Bupati Samosir Drs Rapidin Simbolon mengatakan, lomba akan mengambil start dan finish di Hotel Sitio-tio Jalan Aek Rangat No 71 Pangururan pukul 5.30 WIB dan akan mengitari Gunung Pusuk Buhit. Gunung Pusuk Buhit ini kata dia adalah peninggalan kaldera Toba yang terjadi akibat letusan gunung 75.000 tahun silam. Peserta akan dimanjakan pemadangan indah dan tor tor Batak Toba di setiap persinggahan.

"Lomba ini diagendakan secara tahunan untuk meningkatkan potensi pariwisata Indonesia yang melibatkan peserta dari Indonesia dan luar negeri. Keunikan Pulau Samosir di tengah Danau Toba menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta, melintasi jalan beraspal, mendatar hingga menanjak dan cukup memacu adrenalin," ucapnya pada konferensi pers persiapan lomba, Selasa (13/9) di Santika Hotel Medan.

Menurut bupati, Pemkab Samosir memiliki 6 even pariwisata di tahun 2016 ini. Samosir Lake Toba Ultra Marathon ini adalah agenda ke-5. Manfaat yang didapatkan Pemkab dari even pariwisata cukup positif, terbukti kunjungan pariwisata semakin meningkat di Samosir. Pengunjung dari Eropa dan Amerika sama banyaknya dengan pengunjung dari negara-negara Asia lainnya. Sehingga di Samosir sudah banyak orang bule berseliweran seperti di Bali.

"Bukti lain adalah, hotel selalu penuh kalau ada even maupun hari libur panjang. Para pelancong tidak bosan menunggu kapal Ferry 6-8 jam, kami masih menanti kapal Ferry bantuan Presiden Jokowi yang bisa mengangkut 1000 kendaraan. Sehingga antrian kapal penyeberangan akan bisa diatasi," paparnya.

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Samosir Drs Ombang Siboro MSi mengatakan, jalur ke Samosir melalui Tele (Humbahas/Dairi) sudah cukup baik untuk dilalui kalau tidak mau menunggu antrian kapal Ferry.

Dijelaskannya, even pariwisata sangat efektif menambah kunjungan pelancong. Dari tahun 2014 ada 171.000 wisatawan yang datang ke Samosir, tahun 2015 ada 178.000 orang, tahun 2016 ditargetkan 200.000 orang lebih. "Jumlah penduduk Kabupaten Samosir 125.000 jiwa, sehingga kami sudah mencapai target kunjungan wisata yang banyaknya lebih besar dari jumlah penduduk Samosir," ungkapnya.

Nefo Ginting dari Running Explorer mengatakan, even marathon ini tidak mengacu standar PASI ataupun KONI, karena marathon ini non klasifikasi tapi greatnya pariwisata, sehingga tidak ada perlu ada PASI atau KONI. Lomba ini lebih banyak nuasa pariwisatanya sehingga peserta lebih banyak yang enjoy daripada yang berambisi juara. "Juaranya tetap siapa yang lebih dahulu finish, peserta tidak mengincar hadiah tapi lebih dominan menikmati keindahan alam Danau Toba, sehingga tidak perlu ada kita ambil rekor PON, rekor SEA Games, rekor Asian Games atau rekor Olimpiade dari even ini, nuasanya hanya pariwisata," tuturnya. (A10/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru