Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Gereja GPIBI Bentuk dan Operasikan Divisi Sosial, Dimulai di Bumi Tuntungan

- Minggu, 18 September 2016 09:49 WIB
1.418 view
Gereja GPIBI Bentuk dan Operasikan Divisi Sosial, Dimulai di Bumi Tuntungan
Medan (SIB)- Gereja Perhimpunan Injili Baptis Indonesia (GPIBI) 'Air Kemuliaan' Tuntungan Pancurbatu yang berkedudukan di Desa Durin Jangak (Kecamatan Pancurbatu) membentuk dan akan mengoperasikan divisi sosial sebagai pengembangan fungsi atau ekspansi pelayanan yang akan dimulai di desa Sampe cita dan desa Lau Bakeri kompleks Perumahan Bumi Tuntungan Kec. Kutalimbaru.

Pemimpin atau Gembala Sidang GPIBI Air Kemuliaan Tuntungan Pancurbatu, Pdt Husai Abednego Gultom, menyatakan gereja sebagaimana diamanatkan Alkitab pada dasarnya juga berperan majemuk untuk berfungsi aktif sebagai lembaga pelayanan sosial sebagai bagian pelayanan maupun pengembangan dari fungsi ibadah, agar lebih berinteraksi dengan warga atau jemaat (kalangan Nasrani).

"Gereja, selain berfungsi primer sebagai pusat ibadah, tentu sebenarnya juga harus berfungsi sosial sebagai bagian fungsi pendidikan rohani, pembinaan mental, penempaan moral, penumbuhan peduli atau kepekaan sosial dan sebagainya. Itu artinya, gereja tak hanya cukup berfungsi atau buka pada hari Minggu atau setiap musim Natal saja. Kami merindukan gereja GPIBI buka buka setiap hari untuk pelayanan sosial berbasis rohani atau pelayanan rohani berbasis sosial, selain pelayanan ibadah di hari Minggu atau hari ibadah resmi lainnya," ujar Pdt Husai Gultom kepada pers di Medan, Jumat (1/9).

Dia mencetuskan hal itu ketika meninjau lokasi Rumah Kordinasi Sosial Jemaat atau Posko Pelayanan & Pengembangan Injili GPBI Air Kemuliaan, di kompleks Perumahan Bumi Tuntungan, Blok P-117 Desa Sampecita. Hadir di situ Kepala Dusun VII Bumi Tuntungan RS Barus, yang selama ini dikenal sebagai aktifis dan pengurus salah satu lembaga sosial 'Rumah Kasih Segara Jiwa' (RKSJ) di kawasan setempat. RS Barus dari RKSJ yang sering menyalurkan bantuan dari YSKI dan Genesis Club itu diangkat Kades Sampecita Irianto Sinulingga, sebagai Kadus baru pada awal Juni lalu.

Divisi sosial GPBI tersebut, yang meliputi tiga bentuk, yaitu: Gardu Persekutuan Interdenominasi Bahana Injili, Galeri Pustaka Ilmiah Buku-bina Iman, dan Garda Pelayanan Informasi Bakti sosial Independen.

Gardu Persekutuan Interdenominasi Bahana Injili, ujar Gultom, adalah merupakan divisi kebaktian oikumene dengan model pelayanan interaktif antara orang tua dan anak, misalnya dengan program penyuluhan hidup sehat dan beramal dengan kampanye anti narkoba, kampanye rajin membaca dan belajar bersama, pemantapan sikap peduli Alkitab (Firman), budaya bersih lingkungan, budaya patuh pada orang tua, tradisi rajin ke gereja di luar hari Minggu.

GPIBI Air Kemuliaan juga akan membuka dan mengoperasikan Galeri Pustaka Ilmiah Buku-bina Iman, berupa perpustakaan khusus yang menyajikan material bacaan rohani seperti buku-buku, bulletin, komik, majalah-majalah, novellet dan sebagainya tentang agama Nasrani. Galeri ini rencananya akan dilengkapi dengan 'kantin teduh' agar para pengunjung bisa bincang-bincang rohani sambil menikmati menu minuman ringan yang 'sehat dan santun'.

"Divisi sosial ke-3 yang disiapkan GPIBI adalah Garda Pelayanan Informasi Bakti sosial Independen, khusus untuk aktivitas sosial yang melibatkan mitra kerja atau pendukung dari pihak simpatisan (non-gereja)," katanya optimis sembari menyebutkan contoh program divisi tersebut.

Program pelayanan Injili sebagai produk pengembangan sosial gereja di jajaran GPIBI ini, akan dimulai di GPIBI Air Kemuliaan sektor Sampecita, melalui pengenalan dan acara ibadah perdana pada 11 September hari ini. (A04/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru