Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Puluhan Tahun Warga Rumbundunia Kotarih Hidup Tanpa Listrik

- Rabu, 28 September 2016 11:46 WIB
469 view
Puluhan Tahun Warga Rumbundunia Kotarih Hidup Tanpa Listrik
SIB/Jekson Turnip,ST
TANPA LISTRIK: Rahmad Cukup Purba didampingi Camat Kotarih Esdin Damanik di rumah salah satu warga bernama Hadi Saragih dalam kunjungannya ke desa yang belum menikmati listrik selama puluhan tahun, Selasa (27/9).
Kotarih (SIB) -Puluhan kepala keluarga di Desa Rumbundunia Kecamatan Kotarih Kabupaten Sergai selama puluhan tahun hidup  tanpa fasilitas listrik. Mereka berharap listrik dapat disalurkan ke desanya.

Salah satu warga, Enita Damanik kepada SIB (Selasa 27/9) mengatakan, puluhan tahun setiap malam mereka terpaksa gunakan lampu teplok untuk penerangan.
"Kondisi tersebut sangat tidak baik bagi aktivitas kami dan juga buat anak-anak yang mengerjakan tugas pada malam hari. Kami tidak mengenal yang namanya handphone, televisi, radio atau alat komunikasi lain sehingga kami tidak pernah tahu informasi", keluhnya.

Di tempat terpisah, Hadi Saragih mengatakan hidup mereka saat ini bagai hidup di zaman  sebelum Indonesia belum merdeka. "Indonesia sudah 71 tahun merdeka tetapi nasib kami seperti inilah pak", katanya.

Ia mengakui sudah pernah disurvey pihak PLN untuk menyalurkan listrik, tetapi entah kenapa sampai saat ini tidak dilaksanakan. Ia menduga penyebabnya antara lain karena ruas jalan sepanjang  3 Km  menuju desa sangat parah dan 3 jembatan sudah nyaris putus. "Itulah mungkin jadi kendala PLN tidak mau melanjutkan penyaluran listrik. Untuk itu, kami sangat mengharapkan perhatian serius dari pihak-pihak terkait dalam hal pemenuhan listrik ke desa kami", ucap Hadi Saragih.

Sementara tidak adanya listrik untuk penerangan diakui Ketua Komisi A DPRD Sergai Rahmat Cukup Purba dalam kunjungannya didampingi Camat Esdin Damanik serta para Muspika. "Kita akan usulkan pembangunan infrastruktur dan penyaluran listrik menuju desa tersebut," ujar Purba berjanji. (JT/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru