Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Diduga Terjangkit Mers-CoV, Seorang Jemaah Haji Dievakuasi ke RS Adam Malik

- Kamis, 29 September 2016 11:03 WIB
218 view
Diduga Terjangkit Mers-CoV, Seorang Jemaah Haji Dievakuasi ke RS Adam Malik
Medan (SIB)- Pasien berinisial Mu, warga Kabupaten Langkat terpaksa dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik karena terjangkit suspek (terduga) Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (Mers-CoV) sepulang dari menunaikan ibadah haji di tanah suci.

Informasi yang diterima, Selasa (20/9), wanita berusia 69 tahun itu, sempat berobat ke klinik haji di Arab Saudi mengalami demam dan batuk. Keesokan harinya, kondisi pasien sudah lemas dan hanya bisa terbaring di tempat tidur saja. Lalu, Senin (26/9), pasien mulai mengalami penurunan kesadaran dan dibawa ke RSU Djoelham Binjai dan keesokan harinya dirujuk ke RSUP H Adam Malik.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Drs Agustama Apt MKes membenarkan hal itu. "Ya, benar. Pasien kini masih dirawat di RS Adam Malik," kata Agustama ketika dihubungi wartawan via seluler, Rabu (28/9) sore.

Selasa (27/9) kemarin, kata Agustama, sekira pukul 14.00 WIB, kondisi pasien mengalami penurunan kesadaran, sesak dan demam hingga 40 derajat celcius.
"Pasien didiagnosa suspek Mers CoV, penumonia, suspek TB Paru, sepsis (peradangan), dan DM tipe dua," jelas Agustama.

Menurut laporan yang diterimanya, korban telah dilakukan sejumlah pemeriksaan laboratorium seperti darah lengkap, elektrolit, fungsi ginjal dan berkas pasien sudah dikonsul ke Prof dr Luhut Soeroso SpP (K). "Spesimennya sudah dikirimkan ke Balitbangkes Kemenkes RI di Jakarta. Kemungkinan, hasilnya akan diterima lima hari kerja setelah spesimennya diterima (petugas Kemenkes)," ungkapnya.

Diwawancarai terpisah, Kasubag  Humas RSUP H Adam Malik, Sairi M Saragih MKes mengatakan, ketika masuk, pasien tidak sadar dan suhunya 40 derajat celcius. Namun, setelah menjalani perawatan, suhu tubuhnya sudah turun menjadi 38 derajat celcius. "Pasien dirawat di ruang infeksius. Kondisinya saat ini memang belum sadar, tekanan darahnya normal dan suhu tubuhnya 38 derajat celcius," ujar Sairi. (A18/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru