Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Sumur Warga Kering Sejak Pabrik Kelapa Sawit Beroperasi di Serbajadi Sergai

- Jumat, 30 September 2016 10:40 WIB
400 view
Sumur Warga Kering Sejak Pabrik Kelapa Sawit Beroperasi di Serbajadi Sergai
Serbajadi (SIB) -Hadirnya pabrik kelapa sawit (PKS) di Desa Karangtengah Kecamatan Serbajadi Kabupaten Sergai dituding membuat sumur warga Dusun 1 dan 2 kekeringan. Soalnya, sebelum beroperasi pabrik itu, sumur warga tidak ada masalah.

Informasi yang diterima SIB dari warga, salah satunya M Sitorus (45), selama 10 tahun ia tinggal belum pernah mengalami kekeringan sumur. "Setelah berdiri PKS itu sejak 6 bulan lalu, 2 bulan pertama masih normal tetapi 3 bulan sampai saat ini sumur warga kekeringan apalagi ditambah musim kemarau," katanya.

Ia mengaku, mesin pompa rumahnya setelah dihidupkan air mengalir normal hampir 2 menit selanjutnya air yang keluar hanya menetes meski mesin masih hidup. "Sangat kesulitan warga saat ini dimana air sangat primer dibutuhkan setiap manusia untuk keperluan hidup," tuturnya.

Menurutnya, PKS beroperasi tetapi tidak mendukung air penunjang operasional sehingga diduga melakukan pengeboran di beberapa titik dengan kedalaman 300-600 meter dan diameter 6 inci menggunakan zet pump untuk opersionalnya. Secara otomatis kata Sitorus, air yang dihisap pompa rumah tangga kedalaman 30 meter logikanya tidak bisa lagi pasalnya air selalu mencari tempat yang lebih rendah.

Sahrum (60) warga lainnya juga menceritakan, biasanya air tidak pernah masalah di desa mereka, ketika 3 bulan PKS beroperasi mesin pompa tidak keluarkan air lagi. "Lalu berinisiatif mengganti pompa baru mungkin daya isapnya sudah kecil, ternyata hasilnya sama aja," katanya.

Selanjutnya ia memanggil tukang bor air, ia minta kedalamannya ditambah 3 meter alhasil sampai sekarang air keluar dari pompa selama 10 menit lalu tetesan air yang keluar.

Mereka juga meminta dinas terkait meninjau kembali perizinan PKS tersebut. Pasalnya daerah itu zona pemukiman bukan zona industri. "Jangan untuk kepentingan industri diizinkan pemerintah, warga sekitar yang merasakan dampaknya," tegas Sahrum.

Kepala Desa Karangtengah Darius Tarigan ketika dihubungi SIB melalui telepon selular membenarkan adanya keluhan beberapa warganya tentang kekeringan sumur akhir-akhir ini. "Warga Dusun 1 dan 2 paling merasakan efeknya apalagi di musim kemarau," ujar Tarigan. (JT/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru