Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Jalan Kupak-Kapik, Henry Jhon: Ini Tidak Bisa Dibiarkan

- Sabtu, 01 Oktober 2016 11:34 WIB
426 view
Jalan Kupak-Kapik, Henry Jhon: Ini Tidak Bisa Dibiarkan
SIB/Dok
TINJAU: Henry Jhon didampingi Wong Chun Sen baru-baru ini meninjau Jalan Bukit Barisan, Glugur Darat II yang sudah hampir satu tahun rusak.
Medan (SIB) -Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung mengatakan, Pemko kurang peka terhadap penderitaan masyarakat. Pasalnya, sejumlah jalan selama bertahun-tahun sudah kupak-kapik tidak menjadi prioritas untuk dilakukan perbaikan. Sehingga warga  dan pengguna jalan sangat menderita dengan kondisi jalan  buruk tersebut. Sebab, bila hujan turun sangat deras lubang-lubang yang ada di jalan rusak itu tertutup air dan membahayakan jiwa pengguna jalan khususnya kenderaan roda dua.

"Yang kita herankan justru jalan yang masih baik tetapi sudah dilakukan perbaikan. Ada lagi jalan yang dibeton, sehingga kondisi jalan lebih tinggi daripada rumah penduduk. Ini lebih menyengsarakan masyarakat lagi. Khususnya rumah-rumah  warga tidak mampu di kawasan  Medan Timur, kondisinya lebih rendah daripada jalan. Sehingga bila hujan rumah mereka otomatis terendam air yang lama surutnya, karena drainasenya juga tidak lancar," sebut  Henry Jhon Hutagalung yang didampingi anggota Fraksi PDIP, Wong Chun Sen, usai meninjau  sejumlah jalan yang rusak seperti di Jalan Bilal, Jalan Bukit Barisan, Jalan Setia Jadi, Jalan Sutomo, Rabu (28/9).

Henry Jhon mengatakan, akan menyurati Wali Kota Medan Dzulmi Eldin agar  memprioritaskan perawatan dan perbaikan jalan-jalan yang rusak parah. "Ini tidak bisa dibiarkan. Anggaran untuk perawatan dan perbaikan jalan sudah dianggarkan di APBD. Mengapa tidak menjadi prioritas untuk dikerjakan jalan yang sudah kupak-kapik ini," kata politisi PDIP ini.

Hal senada juga dikatakan Wong Chun Sen. Menurutnya, seharusnya Pemko melakukan pemetaan jalan. "Mana jalan yang rusaknya sangat parah harusnya lebih dahulu dikerjakan. Pelaksanaan perbaikan jalan rusak itu pun harusnya jangan seponggol-seponggol, tapi menyeluruh," katanya.

Sementara itu Bataruddin, warga Jalan Bukit Barisan Kelurahan Glugur Darat II Kecamatan Medan Timur mengaku Jalan Bukit Barisan tersebut sudah satu tahun  rusak parah, tetapi tidak pernah mendapat perbaikan.

Warga lainnya, Sawaluddin mengatakan lubang yang berada di tengah jalan itu membahayakan pengguna jalan pihaknya sudah melaporkan ke lurah dan camat, namun belum mendapatkan jawaban.  Terkait dengan drainase yang tidak lancar, Ketua DPRD Medan minta Kepling menggerakkan masyarakat untuk melakukan gotong royong masal membersihkan drainase dan parit agar tidak menjadi penyebab genangan air. (A10/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru