Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Pemerintah Harus Cepat Antisipasi Provokasi Melalui Media Sosial

- Sabtu, 01 Oktober 2016 12:37 WIB
325 view
Pemerintah Harus Cepat Antisipasi Provokasi Melalui Media Sosial
Medan (SIB) -Anggota DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan mengatakan pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla perlu segera melakukan langkah-langkah strategis dalam mengantisipasi peristiwa konflik horizontal akibat provokasi melalui media sosial.

"Konflik yang terjadi beberapa waktu lalu seperti di Tapanuli Selatan, Tanjung Balai dan beberapa daerah lainnya harus segera diantisipasi agar tidak terulang lagi dengan mengambil langkah yang strategis," kata Sutrisno di Medan, Minggu.

Lebih lanjut Sutrisno mengatakan, langkah strategis yang dilakukan pemerintah adalah melakukan komunikasi dan mendata seluruh media sosial.

"Sehingga media sosial yang telah didata yang dapat diakses dari Indonesia memiliki perangkat filter atau saringan terhadap kata, kalimat, gambar, video yang mengandung kekerasan, SARA, pornografi, atau ujaran kebencian," ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga dinilai perlu melibatkan instansi, lembaga, organisasi untuk melakukan sosialisasi semangat kebangsaan yang majemuk.

"Kerukunan umat beragama harus menjadi tema dari setiap khotbah dari pemuka agama. Keberadaan agama harus dimaknai sebagai jalan perdamaian, alat pemersatu, bukan sumber perpecahan," tambahnya lagi.

Di sisi lain, peran sekolah formal juga harus lebih giat menggelorakan semangat kebangsaan, kebersamaan. "Sekolah harus dikelola dalam mewujudkan masyarakat yang menerima dan mengakui perbedaan. Sekolah harus menjadi tempat menumbuhkan cinta kasih, bukan membangun kompetisi yang penuh dengan intrik dan kebencian," kata dia. (A22/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru