Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Punguan Sonak Malela Medan Bulang-bulangi Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Drs Wilmar Marpaung

* Wilmar Marpaung Jadi Kapolda Terbaik se-Indonesia
- Senin, 03 Oktober 2016 11:02 WIB
2.877 view
Punguan Sonak Malela Medan Bulang-bulangi Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Drs Wilmar Marpaung
SIB/ Horas Pasaribu
Ketua IV Punguan Sonakmalela Kota Medan Ir Parlaungan Simangunsong menyematkan tahuluk bulang-bulang kepada Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Drs Wilmar Marpaung, SH pada acara syukuran kenaikan pangkat dari Brigjen menjadi Irjen Pol, Minggu (2/10) di Wism
Medan (SIB)- Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Drs Wilmar Marpaung bersama istrinya Laura June br Pasaribu dibulang-bulangi dongan tubunya (semarganya) Punguan Sonak Malela Kota Medan, Minggu (2/10) di Wisma Mahinna Center Medan. Bulang-bulang itu sebagai ucapan syukur punguan marga atas kenaikan pangkat Wilmar Marpaung dari Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen) menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen). Kenaikan pangkat itu seiring naiknya tipe Polda Sulut menjadi tipe A pada 21 Juni lalu dan pangkat Wilmar dinaikkan dari bintang satu jadi bintang dua.

Punguan Sonakmalela terdiri dari marga Simangunsong, Marpaung, Napitupulu dan Pardede. Acara ucapan syukur tersebut dirangkaikan dengan syukuran ulang tahun kedua orangtua Wilmar yakni Maringan Marpaung (Op Berlian Doli 77 tahun) dan ibunya Intan br Panjaitan (Op Berlian Boru 75 tahun). Bulang-bulang dipimpin Ketua Umum Punguan Raja Sonak Malela Kota Medan Sobo Simangunsong.  Tahuluk bulang-bulang disematkan Ir Parlaungan Simangunsong, ulos hohop oleh Marga Marpaung, Hajut oleh Marga Napitupulu dan Piso Halasan oleh Marga Pardede. Turut hadir Wakapoldasu Brigjen Pol Drs Adhi Prawoto.

Pesta syukuran diawali dengan ibadah dengan pengkhotbah Pdt Halomoan Marpaung MPsi. Dalam khotbah yang dikutip dari Yesaya 46:6, dikatakannya, Tuhan ada di dalam hidup manusia kalau manusia mendekatkan diri kepadaNya. Orang merasa dijauhi Tuhan, padahal sesungguhnya manusia itulah yang menjauhi Tuhan sehingga Tuhan jauh. Tuhan berkarya di dalam kehidupan orang yang percaya, meski kemampuan dan pemahaman orang tersebut terbatas.

"Karena Tuhan berencana di luar batas manusia bahkan tidak dapat dijangkau oleh ilmu pengetahuan. Tuhan menganugerahkan pangkat jenderal bintang dua kepada Irjen Pol Wimar Marpaung, itu adalah karya Tuhan, bahkan sampai menjadi Kapolda terbaik di Indonesia. Keluarga tidak membayangkan karunia Tuhan sebesar ini menjadi Kapolda Sulawesi Utara. Kita berdoa kiranya bisa Menjadi Kapolda Sumut atau bahkan Kapolri, karena tiada yang mustahil bagi Allah," terangnya.

Tapi Wilmar Marpaung diminta tetap mendekatkan diri kepada Tuhan, karena kalau lautan yang luas, ombak semakin besar. Di lapangan pekerjaan banyak krikil-krikil dan duri menusuk daging, tapi jangan sampai letih atau putus asa untuk mencabut semua duri itu dari kaki. "Karena Tuhan yang menjaga engkau mulai dari rahim ibu sampai di hari tuamu, selalulah mencari Tuhan agar Dia tetap bersamamu," tuturnya.

Wilmar Marpaung kelahiran Medan 7 Januari 1960, alumni SMA Negeri 3 tahun 1977, lulus Akabri Kepolisian tahun 1982, PTIK tahun 1990, Sespim 1998 dan Sespati XI 2006. Anak sulung dari empat bersaudara ini pernah tiga kali jadi Kapolres, yakni Kapolres Oequisi/Ambeno Polda Tim-Tim, Kapolresta Gorontalo, Polda Sulut dan Kapolres Bitung Polda Sulut. Dia banyak berkecimpung di Bareskrim Polri, seperti Penyidik Utama III, I, Direskrim Polda Bali, Kabid PKAN (TNCC) Bareskrim, Karobinops Bareskrim hingga pada 5 Maret 2015 menjadi Kapolda Sulut. Turut hadir tulang Panjaitan, hula-hula Pasaribu dipimpin Drs Mangara Pasaribu, tulang Rorobot Hutagalung dan lainnya. (A10/h)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru