Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 18 September 2026
Laksanakan Atensi Presiden Jokowi

Ops Ramadniya Toba-2017, Kapolri Minta Personil Jaga Kamtibmas dan Stabilitas Pangan Selama Lebaran

- Selasa, 20 Juni 2017 12:03 WIB
260 view
Medan (SIB) -Jajaran Poldasu menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi (Ops) Ramadniya di Lapangan Merdeka Medan, Senin (19/6) pagi. Gelar pasukan itu untuk mengecek kesiapan akhir personil baik Polri maupun unsur terkait beserta kelengkapannya, serta segenap potensi masyarakat yang terlibat dalam pengamanan sebelum hari raya, pada hari raya dan setelah Idulfitri 1438 H di Sumut.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian  dalam amanatnya yang dibacakan Gubsu Erry Nuradi mengatakan, apel gelar pasukan sebagai wujud kesiapan Polri menghadapi pengamanan Hari Raya Idulfitri 1438 H, agar masyarakat merasa aman dalam menjalankan ibadah, terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas), serta keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman, kondusif dan baik.

Diharapkan, seluruh unsur pengamanan yang terlibat dapat secara sinergis, dalam melaksanakan rencana operasi (Ren Ops) dan seperangkat cara bertindak yang telah dipersiapkan. Dijelaskan, tiga hal yang menjadi perhatian Presiden RI Joko Widodo antara lain terjaganya stabilitas harga pangan, kondisi Kamtibmas yang kondusif, juga keamanan, kelancaran serta kenyamanan arus mudik dan balik.

 Dalam mewujudkan stabilitas harga pangan, akunya, Polri telah membentuk satuan tugas (Satgas) untuk memantau dan menjaga harga pangan tetap stabil. Hal itu diwujudkan melalui kerjasama dengan kementrian/lembaga terkait, serta penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku penimbunan, pengoplosan, pemalsuan, maupun tindak pidana dan pelanggaran lain terkait pangan.

"Untuk menjaga Kamtibmas yang aman dan kondusif, seluruh Kasatwil diingatkan untuk mampu menekan angka kejahatan konvensial seperti Curat, Curas, Curanmor, copet, bius, hipnotis dan pencurian rumah kosong, melalui peningkatan kegiatan preemtif, preventif dan represif. Deteksi dini kerawanan yang ada dengan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dan intelijen di lapangan, serta imbau masyarakat agar senantiasa waspada dan bersama-sama menjaga Kamtibmas," ujarnya.

Selain itu, seluruh jajaran ditekankan untuk meningkatkan kegiatan sambaing dan patroli di titik-titik rawan gangguan Kamtibmas seperti terminal, pelabuhan, pemukiman yang ditinggal pemilik, pusat perbelanjaan, bank dan ATM, serta tempat-tempat wisata yang ramai dikunjungi saat perayaan Idul Fitri.

 Dijelaskan, untuk wilayah Sumut sendiri, dalam Operasi Ramadniya Toba-2017 yang rencananya dilaksanakan selama 16 hari itu akan melibatkan 7.724 personil, terdiri dari 535  personel Poldasu dan 7.189 lain dari Satgas wilayah. Selain ribuan personil, juga disiapkan 108 unit pos pengamanan dan 33 pos pelayanan di titik-titik strategis.

Selain Gubernur Sumut, upacara apel gelar pasukan tersebut juga dihadiri Wali Kota Medan T Zulmi Eldin, Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Andi Leodianto, seluruh Unsur FKPD, Kasdam I/BB yang mewakili Danlantamal, para Pejabat Utama Poldasu, Kapolrestabes Medan, Kapolres Belawan, para Kapolsek jajaran Polrestabes Medan, serta ribuan personil Ops Ramadniya Toba-2017. (A15/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru