Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026

Ratusan Korban Kebakaran Butuh Bantuan Material Bangunan

- Minggu, 23 Juli 2017 15:38 WIB
428 view
Medan (SIB)- Ratusan warga yang menjadi korban kebakaran di Jalan HM Yamin/Serdang Gang Lurah Kelurahan Sei Kera Hilir Kecamatan Medan Perjuangan sangat membutuhkan bahan material bangunan untuk merenovasi rumah mereka yang terbakar.

Risna seorang warga yang ditemui di posko penampungan mengaku, seluruh kebutuhan makanan, pakaian tempat tidur/matras, perlengkapan mandi sudah sangat cukup. Namun, dihari kedua pasca kebakaran, masyarakat meminta kepada Pemko Medan agar secepatnya memberi bantuan material bangunan.

"Semua sudah cukup, tapi kami perlu sekatang semen, seng dan kayu untuk memerbaiki rumah kami yang sudah rata dengan tanah," sebut Risna, Sabtu (22/7) siang.

Wanita berusia 45 tahun ini mengaku selama dua hari ini dirinya terpaksa tidur di posko dengan udara yang dingin. "Gak tahan kalau gini terus," cetus dia.
Untuk itu, dia berharap sekali agar dia bisa tinggal kembali di rumahnya walaupun dengan bangunan yang sederhana. "Biar kami bisa tinggal di rumah lagi," ungkapnya.

Hal serupa dikatakan Yuni. Ibu yang memiliki satu anak ini mengaku dia bersama warga lainnya sangat membutuhkan bahan material. "Seluruh korban yang rumahnya terbakar tidurnya di posko. Saya sudah tidak tahan," ucap Yuni.

Dia juga berharap uluran bantuan dari siapapun untuk para korban kebakaran. "Kalau bisa pemerintah secepatnya memberi bantuan kepada kami," ungkapnya.

Ia mengaku, selama dua hari ini bantuan bahan pokok seperti mi instan, telur, pakaian, tikar, peralatan mandi, susu, beras, bahkan uang terus berdatangan. "Syukur sekali bantuan terus datang," jawab Yuni.

Camat Medan Perjuangan Pahri mengakui saat ini masyarakat korban kebakaran sangat membutuhkan bahan material. "Memang sampai saat ini, kendalanya bahan material. Para korban selalu meminta bahan bangunan. Tapi itu semua tetap kita upayakan," jawabnya.

Sejauh ini, kata camat kebutuhan bahan pokok telah terpenuhi. "Sumbangan bahan pokok terus berdatangan posko penampungan," ujar Pahri.

Sementara itu, Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, M Yunus ketika diwawancarai di lokasi kebakaran mengatakan, pihaknya akan membahas lagi kekurangan masyarakat yakni bahan material. "Benar, memang para korban kekurangan bahan material. Kekurangan korban ini akan kami bahas dan evaluasi lagi setelah tiga hari pos sigap," kata dia.

Dia juga mengimbau agar para donatur yang memberi bantuan bisa langsung ke posko bantuan. "Banyak yang mengutip sumbangan di jalan, tapi hasil yang terkumpul tidak tahu kemana. Jadi bantuan yang diberikan ke posko langsung kita beri kepada korban pada malam hari. Saya kira bantuan bahan pokok sudah cukup," sebutnya.

Selain itu, kata dia, selain posko penampungan, di lokasi juga ada posko untuk kesehatan. "Kondisi para korban kebakaran terus kita cek, ada juga dapur dan kamar mandi umum," jawabnya.

Seperti diketahui, sebanyak 38 rumah warga di kawasan padat penduduk Jalan HM Yamin Gang Lurah Kelurahan Sei Kera Hilir Kecamatan Medan Perjuangan hangus terbakar, Kamis (20/7) malam. Akibatnya, ratusan jiwa terancam tak memiliki tempat tinggal. (A18/h)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru