Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Wali Kota Tanam "Padi Binjai" Bersama Forkopimda

- Kamis, 10 Agustus 2017 16:08 WIB
385 view
Binjai (SIB)- Wali Kota Binjai HM Idaham SH MSi didampingi Ketua TP PKK Hj Lisa Andriani Lubis bersama unsur Forkopimda antara lain Kapolres AKBP Mohamad Rendra Salipu, Dandim 0203/Langkat Letkol Arh Dedy Rahmanto, Kajari Wilmar Ambarita dan para petani, menanam Padi Binjai berbasis organik di Kelurahan Bakti Karya, Kecamatan Binjai Selatan, Selasa (8/8) sore.

Di tengah guyuran hujan deras, para pejabat itu tetap antusias menanam padi itu, disaksikan masyarakat setempat.

Wali Kota usai menanam padi mengatakan, seluruh unsur Muspida hadir untuk ikut menanam padi, yang mana padi Binjai sudah dilakukan ujicoba sebelumnya. Selama lima bulan sudah dikonsumsi, ternyata beras ini cukup baik dan memiliki daya saing yang tinggi kualitas berasnya.

"Kita ingin memerkenalkan kepada masyarakat, bahwa saat ini Binjai sudah memiliki beras yang diberi nama Beras Binjai. Pemko dan Muspida telah mengumpulkan para petani sawah untuk secara bersama-sama menanam Beras Binjai, kita berharap Beras Binjai ini bisa dikenal di Indonesia bahkan mendunia," tutur Idaham.

Lebih lanjut dia mengatakan, nantinya di lokasi ini lebih kurang seluas 30 hektare akan di tanam Beras Binjai yang mempergunakan teknologi Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik (IPAT-BO), untuk meningkatkan pendapatan para petani.

"Dengan sistem tanam menggunakan IPAT-BO ini harga gabah akan naik lebih dua kali lipat dari harga biasa, sehingga pendapatan petani juga akan meningkat," ucap wali kota.

Wali Kota menjelaskan keuntungan yang akan diperoleh dengan menanam Padi Binjai yaitu jumlah tonase hasil panen yang lebih banyak. Biasanya dengan luas satu hektare lahan akan menghasilkan padi sebanyak 6 ton, namun dengan menggunakan sistem tanam IPAT-BO ini bisa menghasilkan gabah antara 8 sampai 10 ton.

Keuntungan yang kedua, Padi Binjai termasuk kategori beras premium, sehingga harga gabah akan lebih tinggi. Pemko Binjai berencana membuat satu program agar nantinya petani tidak menjual gabah, tetapi akan menjual beras, dan Pemko Binjai akan memberikan subsidi kepada petani agar pendapatan petani meningkat.

"Kita berharap ini menjadi salah satu komoditi unggulan Binjai, dan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Binjai. Sebelum melakukan tanam padi bersama ini kita sudah melakukan uji coba dengan menjual beras ke pasar, dan hasilnya cukup mendapat respon yang positif dari masyarakat," ungkap Idaham. (A24/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

Gunungsitoli(harianSIB.com)Kebakaran hebat melanda deretan toko di Jalan Gomo, Kota Gunungsitoli, Kamis (9/4/2026). Sedikitnya lima unit tok