Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Pertamina Kordinasi dengan DPR RI dan BPH Migas Realisasikan BBM Satu Harga di Kepulauan Nias

* Di Belawan Ada Oknum Jual BBM Murah ke Nelayan
- Jumat, 11 Agustus 2017 14:59 WIB
393 view
Pertamina Kordinasi dengan DPR RI dan BPH Migas Realisasikan BBM Satu Harga di Kepulauan Nias
SIB/Piktor Sinaga
FOTO BERSAMA: Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu, Kepala BPH Migas Fashrullah Asa, MT, GM PT Pertamina MOR I Sumbagut Erry Widiastono berserta jajaran BPH Migas, anggota Komite BPH Migas Sumihar Panjaitan serta perwakilan nelayan berfoto bersama
Medan (SIB)- Dalam kunjungan kerjanya Ketua Komisi VII DPR RI  Gus Irawan Pasaribu dan Kepala BPH Migas,  Fahshrullah Asa, MT kaget mendapat laporan dari kalangan nelayan yang menyebutkan ada BBM yang dipasok oknum tertentu di malam hari harganya lebih murah dari harga resmi SPBUN mitra Pertamina, Kamis (10/8) di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan.

Untuk itu, Gus Irawan Pasaribu akan membahas permasalahan tersebut dengan berbagai instansi terkait pada rapat Komisi VII di Senayan  Jakarta .Akibat adanya ulah oknum tersebut  dikuatirkan akan merugikan masyarakat nelayan Sumut karena hasil laporan bahwa subsidi BBM hanya dapat diserap 60-70 persen sebab jika tidak ditertibkan   pemerintah bisa saja mengurangi subsidi BBM kepada nelayan Belawan, tegasnya.

Kunjungan yang dihadiri GM PT Pertamina MOR I Sumbagut, Erry Widiastono beserta jajaran BPH Migas dan anggota Komite BPH Migas Sumihar Panjaitan itu  merupakan rangkaian kegiatan Koordinasi BBM Satu Harga di Kepulauan Nias, Provinsi Sumatera Utara

"Walaupun ada kendala teknis kita tidak dapat menyelenggarakan Koordinasi BBM Satu Harga itu di wilayah Terminal BBM Gunungsitoli namun saya berharap hal tersebut tidak menurunkan semangat kita untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat khususnya mereka yang berada di wilayah tujuan program BBM satu harga", ucap Erry Widiastono.

Seiring  percepatan upaya merealisasikan program BBM Satu Harga di beberapa wilayah sesuai n  Peraturan Menteri ESDM No.36 Tahun 2016 Perihal Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu (JBT) & Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Secara Nasional, saat ini PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I telah menjalankan program tersebut di beberapa wilayah terpencil di Sumatera Bagian Utara.

Salah satu wilayah di Pertamina MOR I yang pertama kali menjalankan program tersebut berada di Pulau Telo, Kabupaten Nias Selatan. Sebelum pemberlakuan program tersebut, masyarakat Pulau Telo harus membeli BBM dengan harga yang lebih mahal yang umumnya di atas Rp10.000 per liter.
"Tantangan terbesar kami dalam menyalurkan BBM ke Pulau Telo terletak di jalur darat dan laut yang memakan waktu cukup lama. Dari Terminal BBM di Kota Gunungsitoli, BBM tersebut diangkut melalui mobil tangki selama tiga jam jalur darat ke Telukdalam, Nias Selatan. Setelah itu, BBM diangkut dengan kapal selama 7-8 jam melalui jalur laut menuju Pulau Telo di Kecamatan Pulau-pula Batu, Nias Selatan. Akhirnya, bisa disalurkan kepada masyarakat dengan harga Rp6.450 per liter untuk premium dan Rp5.150 per liter untuk solar," jelas Erry Widiastono.

Proses pemetaan hingga terealisasinya BBM Satu Harga di suatu wilayah, memerlukan waktu karena setelah lokasi ditetapkan, Pertamina juga harus melakukan survey transportasi BBM, proaktif menggandeng investor lokal, pembangunan inftrastruktur hingga akhirnya APMS (Agen Premium Minyak dan Solar) di wilayah yang menjadi sasaran BBM Satu Harga .

Erry sangat mengharapkan dukungan Ketua Komisi VII DPR RI agar program BBM Satu Harga dapat terealisasi khususnya di wilayah Sumatera Utara  dan masyarakat di wilayah-wilayah terpencil bisa mendapatkan BBM dengan harga yang terjangkau.

Di akhir kunjungan ke Pelabuhan Perikanan Belawan, Gus Irawan Pasaribu juga menyerahkan bantuan beras kepada nelayan Belawan secara simbolis.(A-05/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

Gunungsitoli(harianSIB.com)Kebakaran hebat melanda deretan toko di Jalan Gomo, Kota Gunungsitoli, Kamis (9/4/2026). Sedikitnya lima unit tok