Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Satu Rumah Warga Desa Sembahe Baru Diduga Dibakar

- Rabu, 13 September 2017 12:36 WIB
443 view
Pancurbatu (SIB) -Warga Desa Sembahe Baru, Kecamatan Pancurbatu mendadak geger. Pasalnya, Senin (11/9) malam, rumah Ema Br Surbakti (40) warga Dusun I terbakar. Asal api belum diketahui secara pasti karena masih dalam lidik Polsek Pancurbatu. Dalam peristiwa itu tak ada korban jiwa, sedangkan kerugian materi mencapai puluhan juta rupiah.

Data yang diterima dari lapangan, peristiwa  itu pertama diketahui Dahlan Purba (50) yang rumahnya bersebelahan dinding dengan rumah korban. Sekira pukul 21.00 WIB, selagi berdiri di teras rumahnya, saksi terkejut karena melihat ada kepulan asap disertai kobaran api dari dalam rumah korban.

Memang, terangnya, saat kejadian itu, Ema bersama dua anaknya sedang berada di Sibolga untuk sesuatu keperluan. Sedangkan suami korban sejak setahun lalu pisah ranjang dengan korban.

"Ema pergi dari rumahnya pada Senin sore sekira pukul 16.00 WIB, menuju Sibolga. Sedangkan suaminya sudah sekitar setahun lalu pisah ranjang dengan korban. Jadi rumah ditinggal dalam keadaan kosong," ujar Dahlan.

Saksi juga mengaku, sebelum kejadian, suami korban sempat datang ke rumah mereka sekira pukul 20.00 WIB. "Karena tak berhasil ketemu dengan anak mereka, si suami langsung pergi dan tak lama kemudian, tiba-tiba saja rumah mereka sudah terbakar," terangnya.

Atas dasar itu, saksi dan warga sekitar menduga kalau rumah Ema Beru Surbakti bukan terbakar, tapi dibakar. Pantauan wartawan di lapangan, begitu kejadian warga sekitar langsung berkumpul berusaha untuk memadamkan kobaran api, sekaligus melaporkannya kepada pihak Polsek Pancurbatu.

Kapolsek Pancurbatu melalui Kanit Reskrim Iptu Sehat Tarigan mengatakan, penyebab kebakaran masih diselidiki. "Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, kerugian materi diduga puluhan juta rupiah. Untuk memudahkan penyidikan, kita pasang garis polisi (line police) di sekeliling rumah korban," terangnya. (A17/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru