Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 29 Juni 2026

Jalan Provinsi Menghubungkan Sergai-Simalungun Rusak Parah, Tak Jarang Truk Terbalik

- Senin, 09 Oktober 2017 11:49 WIB
608 view
Jalan Provinsi Menghubungkan Sergai-Simalungun Rusak Parah, Tak Jarang Truk Terbalik
SIB/Bonny Sembiring
KUBANGAN GAJAH : Jalan Provinsi Sergai-Simalungun tepatnya di Desa Kerapu, Kecamatan Dolokmasihul, kondisinya rusak parah seperti kubangan gajah, Minggu (8/ 10). Akibat kerusakan itu, tampak seorang pengemudi sedang mengganti ban truknya yang mengalami ke
Sergai (SIB) -Jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) dan Kabupaten Simalungun terutama di wilayah Desa Kerapu, Kecamatan Dolokmasihul kondisinya rusak parah dan sangat memprihatinkan. Sepanjang ruas jalan dihiasi lubang-lubang yang lebar dan lumayan dalam sehingga mengancam keselamatan pengguna jalan khususnya pengemudi truk pengangkut hasil bumi masyarakat sekitar.

Amatan SIB di lokasi, Minggu (8/10), sejumlah titik ruas jalan dan Desa Kerapu Kecamatan Dolokmasihul (Sergai) hingga Nagori Silandunia di Kecamatan Silaukahean (Simalungun) sangat rawan dilalui truk pengangkut hasil bumi maupun pengendara lainnya. Apalagi di saat musim hujan tiba di sepanjang jalan itu banyak lubang mirip kubangan gajah.

Salah seorang sopir truk bernama Adi (38) kepada SIB mengeluhkan, kondisi jalan Sergai-Simalungun itu yang sudah lama memprihatinkan. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya lubang menganga yang mengganggu pengemudi truk maupun pengendara lainnya."Kami harus ekstra hati-hati dalam mengendarai truk untuk menghindari kecelakaan ketika melewati jalan ini. Muatan truk kami mencapai puluhan ton sehingga sangat rawan dilalui, apalagi di saat musim hujan, jalan menjadi licin dan berlumpur, " katanya.

Ia menyebutkan, lubang-lubang yang ada di jalan itu cukup dalam. Sehingga, truk kerap tergelincir dan terjebak ke dalam lubang serta tak jarang ada truk yang terbalik karena mengelakkan lubang. "Kedalaman lubang diperkirakan sekitar 25 Cm, sehingga ban kami sering mengalami bocor dan patah as roda. Jika terjebak ke dalam lubang, tak jarang truk pun terbalik. Tentu, hal ini sangat mengganggu  kami," ujar Adi.

Dia juga berharap, agar pihak Pemprovsu sesegera mungkin melakukan perbaikan.Sehingga, para sopir truk maupun masyarakat luas merasa aman dan nyaman ketika melintasi jalan tersebut. "Kami berharap pemerintah tidak tutup mata atas situasi ini dan secepatnya melakukan perbaikan. Karena jalan Sergai-Simalungun ini merupakan akses vital keluar masuknya truk pengangkut hasil bumi masyarakat sekitar," harap Adi. (c11/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru