Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 25 Mei 2026

Organda Medan Protes Rencana Larangan Truk Masuk Tol

- Kamis, 25 Januari 2018 15:13 WIB
227 view
Organda Medan Protes Rencana Larangan Truk Masuk Tol
Medan (SIB)- DPC Organda Kota Medan menyatakan protes terkait rencana larangan truk masuk tol. Organda menilai larangan itu tidak disertai dengan infrastruktur pendukung seperti jembatan timbang.

"Itu memang sudah kami dengar. Ada rencana surat edaran Menhub kan diberlakukan terkait larangan itu. Larangannya berupa pembatasan tonase yang masuk tol dan jalan nasional. Apakah semua sudah dipikirkan dampaknya dari distribusi barang dan perekonomian masyarakat," kata Sekretaris DPC Organda Medan Jaya Sinaga, Selasa (23/1).

Jaya mengatakan sikap protes Organda itu akan disampaikan secara langsung ke Kementerian Perhubungan. Karena akan berdampak besar pada berbagai hal di daerah terutama."Larangan diberlakukan. Apakah jembatan timbangan kita sudah bagus dan mumpuni. Coba kita lihat saja sendiri. Bagaimana tahu, nilai tonase suatu kendaraan atau truk saat masuk tol dan melewati jalan nasional jika tidak ada jembatan timbang bahkan tidak tersedia," ujarnya.

Selain masalah itu, jelasnya, persoalan lain adalah efek yang timbul dari pelarangan itu. Seperti angkutan barang dan distribusi juga akan terganggu. "Distribusi barang juga terganggu. Alhasil, cost angkutan barang juga akan naik, karena pembatasan tonase itu menjadi kendaraan dengan muatan terbatas. Cost angkutan barang naik, tentunya harga barang juga akan naik," ungkapnya.

Masalah lainnya, kata dia, larangan itu tidak berdasar, karena tanpa didukung infrastruktur. Lalu, pelarangan juga akan memberikan efek lain ke berbagai sektor. "Maka, dengan ini secara tegas, Organda menolak aturan itu. Apalagi, di setiap provinsi aturan itu juga berbeda yang saya dengar. Kita akan sampaikan protes resmi secepatnya, karena ini jelas akan berdampak pada berbagai sektor termasuk prenomian masyarakat," tegasnya. (A12/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru