Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 25 Mei 2026

Korban Kejahatan Jalanan Dicover Pemko Akan Ganggu APBD, Margaret MS: Sebaiknya Minta BPJS Mengcovernya

Horas Pasaribu - Senin, 25 Mei 2026 15:07 WIB
105 view
Korban Kejahatan Jalanan Dicover Pemko Akan Ganggu APBD, Margaret MS: Sebaiknya Minta BPJS Mengcovernya
Foto SIB/Dok Fraksi PDIP DPRD Medan
Margaret MS.

Medan(harianSIB.com)

Anggota DPRD Medan Margaret MS menilai, rencana Wali Kota Rico Waas yang akan menanggulangi biaya perobatan korban kejahatan jalanan seperti begal akan mengganggu anggaran APBD. Pasalnya, anggaran APBD tahun 2026 yang disahkan tahun 2025 penggunaannya sudah ditentukan untuk apa-apa saja.

Politisi PDIP ini mengingatkan wali kota agar jangan terlalu muluk-muluk dalam membuat anggaran yang mendadak tanpa kajian terlebih dahulu. Apalagi program tersebut sampai dipayungi Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 26 Tahun 2026 tentang tata cara pembayaran klaim kesehatan di Kota Medan.

Kepada wartawan, Senin (25/5/2026), anggota Komisi 1 ini menyarankan wali kota bersama-sama legislatif membawa permasalahan ini ke DPR RI. Tujuannya agar UU BPJS Kesehatan direvisi dengan memasukkan korban kejahatan jalanan dicover BPJS Kesehatan.

"Kita akui, BPJS Kesehatan tidak mengcover perobatan korban kejahatan jalanan, baik itu rawat jalan maupun inap. Kita boleh prihatin, tapi jangan serta merta langsung buat Perwal menanggung biaya perobatannya. Jangan setelah Perwal berjalan tiba-tiba dananya mandeg, nanti masyarakat yang ribut," kata Margaret.

Baca Juga:
Menurut dia, daerah yang memiliki APBD yang tinggi saja tidak melakukan seperti ini. Sebagai contoh DKI Jakarta hampir Rp 100 triliun (Rp 91,86 triliun), APBD Kabupaten Bogor Rp 31,69 triliun atau Kota Surabaya Rp 12,34 triliun tidak mengcover biaya korban kejahatan jalanan.

Margaret menilai, jika program itu dijalankan pasti anggaran Pemko Medan tidak cukup, kalaupun dipaksakan diyakini akan tersendat. Karena APBD tahun 2026 sudah ada peruntukannya, untuk pembangunan fisik, pendidikan, kesehatan, kesejahteraan masyarakat.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru