Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Pemko Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas 2001 Kepling di Medan

* Kepling Harus Jadi Komunikator Kebijakan Pemko
- Selasa, 13 November 2018 10:29 WIB
332 view
Pemko Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas 2001 Kepling di Medan
SIB/Wilfrid
FOTO BERSAMA: Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi foto bersama Dandim 0201/BS Kol Inf Yuda Rismansyah, Penyuluh Ahli Madya BNN Provinsi Sumut, Suheri Situmorang dan sejumlah pimpinan OPD pada acara Peningkatan Kapasitas Kepling, Senin (12/11) di
Medan (SIB)- Kepala lingkungan harus bisa jadi komunikator kebijakan Pemko Medan sehingga harus terus meningkatkan kapasitas diri. Hal itu disampaikan Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi saat membuka acara Peningkatan Kapasitas Kepling, Senin (12/11) di Taman Wisata Merci Delitua.

Pelatihan itu dilakukan Pemko Medan agar Kepling dapat menjadi ujung tombak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebab, Kepling merupakan elemen Pemko Medan yang sangat dekat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Acara pembukaan yang dihadiri Dandim 0201/BS Kol (Inf) Yuda Rismansyah, Suheri Situmorang selaku Penyuluh Ahli Madya BNN Provinsi Sumut, sejumlah pimpinan OPD, camat, lurah dan seluruh Kepling di Kota Medan berjumlah 2.001 orang.

Selain memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, wali kota juga berharap melalui kegiatan peningkatan kapasitas, para Kepling harus mampu menjadi komunikator yang baik, terutama terhadap kebijakan-kebijakan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, baik tingkat individu maupun keluarga.

Selanjutnya wali kota kembali mengingatkan seluruh Kepling harus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. "Saya tidak ingin mendengar adanya keluhan dari masyarakat, terutama menyangkut pungutan liar (Pungli). Saya tidak akan tinggal diam jika mengetahui adanya Pungli dan langsung mengambil tindakan tegas," kata wali kota.

Warning keras itu disampaikan karena aparatur yang bekerja tidak maksimal dan melakukan Pungli tentunya berdampak buruk dengan kinerja Pemko Medan. "Jadi, saya minta saudara-saudara untuk memersiapkan mental, disiplin dan etos kerja yang baik karena hal ini akan berdampak besar dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Pemko Medan," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Dzulmi Eldin kembali mengingatkan agar seluruh Kepling menghidupkan kembali Siskamling di lingkungannya masing-masing. Sebab, Siskamling merupakan gerakan kebersamaan untuk menjaga rasa aman dan nyaman di tingkat lingkungan guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

Sebelum menuntaskan arahannya, wali kota berpesan agar Kepling harus terus membina koordinasi yang baik dengan lurah dan camat. Dengan koordinasi yang baik, maka wali kota optimis akan mampu menciptakan suasana yang kondusif bagi pembangunan di Kota Medan. Di samping itu, dia ingin kegiatan yang digelar ini tidak hanya bersifat seremonial semata, tetapi harus dapat merubah kedisiplinan dan mental para Keling, sehingga semakin prima melayani masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0201/BS Kol (Inf) Yuda Rismansyah sebelumnya dalam arahan singkatnya berharap agar para Kepling sebagai garda terdepan Pemko Medan harus mengetahui segala bentuk ancaman yang terjadi, terutama di lingkungannya masing-masing. Di samping itu, Kepling juga harus senantiasa berkoordinasi dan bekerjasama dengan aparat TNI maupun Polri. (A07/h)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru