Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 Juli 2026

Sumut Banyak Miliki Buah Khas Daerah, Namun Minim Budidaya

- Kamis, 15 November 2018 16:39 WIB
1.962 view
Medan (SIB)- Di Sumatera Utara banyak terdapat buah khas daerah, namun kurang dibudidayakan. Karena buah-buahan tersebut masih dikembangkan oleh perorangan.

Berdasarkan data yang dihimpun SIB dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, Rabu (14/11), buah-buahan khas Sumut tersebut seperti alpukat, durian, pisang, jeruk, jambu air, jambu biji, mangga, markisa, pepaya, rambutan, salak, sirsak, sukun, duku/langsat, belimbing, nangka, sawo manggis, nenas dan sauh.

Kasi Program Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Yuspahri Perangin-angin mengatakan, pihaknya ke depan komit meningkatkan budidaya buah lokal.

Menurutnya, buah lokal yang tetap ditanam petani termasuk semangka dan pepaya masih selalu digemari masyarakat. Meski tidak disuruh menanam, tapi petani tetap menanamnya karena buah ini sangat bermasyarakat.

"Kita lihat saja, buah semangka dan pepaya ada dimana-mana," katanya.

Dia mengatakan, ajakan untuk memproduksi buah lokal semakin ditingkatkan guna mendorong daya saing petani.

Secara umum, produksi buah lokal di Sumut belum terpenuhi karena petani kebanyakan masih fokus pada tanaman pangan lainnya seperti padi, juga tanaman cabe merah dan bawang merah yang selalu memicu inflasi.

"Kabupaten Karo termasuk penghasil terbesar buah-buahan di Sumatera Utara. Dari satu sisi kita banyak kehilangan buah langka seperti buah delima, jambu bol dan sebagainya. Inilah yang mau kita kembangkan," ujarnya.

Juga ada buah-buahan semusim yakni melon, semangka dan stoberi.

Penurunan tanaman buah-buahan ini karena banyak lahan yang ditanami tanaman non buah, ujarnya.

Banyak Produk Dari Luar
Menurut pemantauan SIB, Rabu (14/11), buah-buahan yang dijual di pusat perbelanjaan moderen maupun tradisional,  banyak terdapat buah sejenis tapi dari luar Sumut. Misalnya buah alpukat Sumatera Barat, nenas Dumai, Pekan Baru dan Aceh, mangga dari Jawa, semangka dari Pekanbaru, pisang kapendis dari Lampung dan salak dari Jawa.

Salah seorang pekerja di Berastagi Buah Medan kepada SIB mengatakan, Rabu (14/11), buah-buahan yang dijual umumnya produk dari Jawa, Sumatera Barat, Pekanbaru dan  buah impor. (A2/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru