Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 07 Mei 2026

Gubernur Sumut Apresiasi Buku Biografi Mhd Syafii Tentang Perjalanan Tiga Kehidupan

Redaksi - Minggu, 19 Januari 2020 12:03 WIB
335 view
Gubernur Sumut Apresiasi Buku Biografi Mhd Syafii Tentang Perjalanan Tiga Kehidupan
Foto: SIB/Dok
BUKU: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menerima buku dari Mhd Syafii di acara Bedah Buku Biografi Mhd Syafii di Hotel Grand Aston Medan, Rabu (15/1).
Medan (SIB)
Gubernur Sumut mengapresiasi terbitnya buku biografi berjudul 'Muhammad Syafi'i Si Pemberani Dari Batubara, Bagai Mengalir Darah Satria Pangeran Asal Kerajaan Alam Pagaruyung' dan diharapkan jadi referensi publik. Hal itu disampaikan Edy Rahmayadi, Rabu (15/1) di Medan.

"Saya dengar buku ini menceritakan tentang tiga dunia kehidupan yang dijalani Muhammad Syafii, yakni dunia birokrasi (mantan Kepala Biro Keuangan Pemprov Sumut masa Gubernur Syamsul Arifin) dunia pendidikan (memiliki sejumlah lembaga pendidikan di Medan) dan kini terjun ke dunia politik (pernah Caleg Nasdem Tingkat I Sumut). Ini menarik dan saya akan baca setelah acara bedah buku ini. Semoga perjalanan hidup Pak Syafii ke depan menjadi lebih baik.

Hadir saat itu, mewakili Menteri Hukum dan HAM, Kepala Kanwil Hukum dan HAM Sumut Sutrisman, Sultan Langkat Tuanku Azwar Abdul Djalil Rahmatshah Al Hajj (HT Azwar Azis), Ketua dan Sekretaris BM3 Sumut Syahruddin Ali dan Yunan Sirhan, Ketua Dewan Riset Daerah Sumut Prof Dr Wan Syaifuddin, MA, PhD, mewakili Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB, Kepala Perpustakaan Sumut dan Kota Medan, keluarga, kerabat dan undangan.

Bedah buku biografi ini dipanelisi oleh tiga tokoh yakni Prof Dr Usman Pely, MA (sejarawan/budayawan), Dr RE Nainggolan, MM (tokoh masyarakat/mantan Sekdaprov Sumut) dan Prof Dr Abdul Hamid K, M.Pd (Guru Besar Unimed) dipandu moderator Dr Azizul Kholis SE MSi.

Dalam kesempatan itu, Edy bercerita tentang Kabupaten Batu Bara yang merupakan kampung halaman Mhd Syafii terdapat Pelabuhan Kuala Tanjung dan dekat dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke. "Kuala Tanjung tentunya menjadi perhatian khusus kami. Letaknya strategis di Selat Malaka. Siapa yang ingin menguasai ekonomi, kuasai Kabupaten Batu Bara,'' cetus Edy.

Sementara, H Mhd Syafii, dalam sambutannya menyebutkan, buku biografinya yang ditulis Dr. Aidi Yursal selama lebih kurang setahun, terwujud setelah melalui diskusi, riset survei yang cukup panjang. "Buku ini mengingatkan kembali perjalanan hidup yang telah saya lalui semenjak lahir sampai saat ini,'' tutur Syafii.

Dalam buku itu, di antaranya bercerita soal kehidupan yang dilalui Muhammad Syafii yang sudah melewati tiga kehidupan dunia. "Secara singkat saya sampaikan bahwa saya telah melalui tiga dunia yang berbeda, yaitu dunia birokrasi yaitu pemerintahan, kedua dunia pendidikan dan sekarang masuk ke dunia politik,'' tuturnya.

Pada buku ini, lanjutnya, dirinya berusaha menceritakan semua hal yang mungkin terjadi dan dapat menjadi inspirasi bagi semua yang hadir di acara bedah buku tersebut. "Sejak dulu saya sudah memilki prinsip hidup dengan motto, ubah pikiranmu untuk mengubah dunia mu. Artinya prinsip ingin selalu dinamis melihat perubahan, tetapi statis di dalam berpikir dan bertindak menyikapi perubahan hidup," tandas Syafii.

Syafii menyatakan, dalam kehidupan ketiganya, panggilan ikhlas sebagai politisi adalah murni orientasi pada pengabdian untuk bangsa dan negara. "Tentunya jika tujuan politik saya adalah baik, saya yakin semua orang akan mendukung untuk mewujudkan cara berpolitik dan kepentingan politik yang arif dan bijaksana,'' sebutnya.

Dia berharap, dalam perspektif-perspektif lain, buku biografinya dibahas tiga panelis sesuai bidang keilmuannya masing-masing. "Sehingga nantinya, dari hasil diskusi akan dapat menjadi bahan penyempurnaan buku biogarfi ini pada edisi berikutnya,'' ujarnya. (Rel/M11/d)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru