Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 28 April 2026

Selain di Kalimantan, Rumah Adat Banjar Hanya Ada di Jakarta dan Langkat

Redaksi - Selasa, 21 Januari 2020 12:23 WIB
232 view
Selain di Kalimantan, Rumah Adat Banjar Hanya Ada di Jakarta dan Langkat
Foto: SIB/Dok
Kenduri : Sekdakab Langkat dr Indra Salahudin saat menghadiri acara kenduri banjar yang dihadiri tokoh masyarakat Kalimantan di Rumah Adat Banjar Jalan Kartini Komplek Perkantoran Pemkab Langkat, Stabat, Senin (20/1).
Langkat (SIB)
Keberadaan rumah adat Banjar di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara diyakini merupakan yang kedua setelah di Taman Mini Jakarta, di luar Pulau Kalimantan. Itu membuktikan di Langkat terdapat 14 etnis seluruhnya hidup berdampingan rukun, menyatu dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

Hal itu disampaikan Sekdakab Langkat dr H.Indra Salahudin saat acara Kenduri Banjar Paduan Masyarakat Kulawarga Kalimantan (PMKK) Kabupaten Langkat Tahun 2020 yang digelar di Rumah Adat Banjar Jalan Kartini Komplek Perkantoran Pemkab Langkat, Stabat di Senin (20/1).

Salah satu sebab kerukunan dan kesinambungan itu tetap terjaga, sebut Sekda mewakili Bupati Langkat itu bahwa perayaan acara adat setiap suku hingga kini masih terjaga di Bumi Bertuah. Hal ini berkat dukungan dan sinergi dari Bupati Langkat melalui visi misinya, "Menjadikan Langkat yang berbudaya melalui pengembangan pariwisata dan infrastruktur yang berwawasan lingkungan".

Untuk itu, Sekda berharap, kegiatan budaya mengayun anak dengan tepung tawar sekaligus sunatan massal yang setiap tahunnya dilaksanakan masyarakat etnis Banjar Langkat, terus dilestarikan. Sebab selain untuk mengingat kampung halaman, juga untuk terus memberikan doa kepada generasi, agar kelak dapat tumbuh dan memiliki kemampuan, untuk menghadapi tantangan zamannya.

Sementara Ketua PMKK Langkat, H. Bahrum Jamil menyatakan, suku Banjar Langkat siap membantu Bupati Langkat dalam mewujudkan misinya yakni menjadikan Langkat yang maju, sejahtera dan religius melalui pengembangan pariwisata dan infrastruktur yang berwawasan lingkungan.

Acara kenduri ini sekaligus melaksanakan sunatan dan mengayunan sekaligus tepung tawar. Untuk sunat masal tahun ini diikuti oleh 50 peserta dan mengayunkan 51 balita. Kesemuanya itu gratis tanpa dipungut biaya. Selain untuk melestarikan budaya leluhur, acara ini juga dalam rangka ikut memeriahkan HUT Langkat ke 270. (M-24/c).


SHARE:
komentar
beritaTerbaru
PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat laba periode berjalan yang dapat diat