Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

DPRDSU Dukung Pembangunan Jalur Alternatif Medan - Berastagi Atasi Kemacetan

Redaksi - Minggu, 26 Januari 2020 11:16 WIB
1.973 view
DPRDSU Dukung Pembangunan Jalur Alternatif  Medan - Berastagi Atasi Kemacetan
sumutcyber.com
Arus Lalulintas Medan - Berastagi
Medan (SIB)
Ketua Komisi D DPRD Sumut yang membidangi pembangunan H Anwar Sani Tarigan mendukung sepenuhnya rencana membangun jalur alternatif Berastagi - Medan via Desa Jaranguda - Dusun Laugedang - Sibolangit - Sukamakmur - Tuntungan - Medan, untuk mengatasi kemacetan jalan Medan - Berastagi yang semakin parah.

"Kita sangat mendukung rencana membuka jalur alternatif itu dan kami di Komisi D DPRD Sumut sudah menjadualkan bersama Bupati Karo, Bupati Deliserdang, Dinas BMBK (Bina Marga dan Bina Konstruksi) Sumut maupun BBPJN (Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional) II melakukan peninjauan lokasi pada awal Februari," ujar Anwar Sani kepada wartawan, Selasa (21/1) melalui telepon di Medan.

Menurut Anwar Sani, lembaga legislatif di Sumut akan tetap komit mendukung segala bentuk pembangunan yang sifatnya untuk kepentingan masyarakat banyak, karena jalan Medan - Berastagi sudah tidak layak lagi dijadikan satu-satunya jalan menuju Berastagi maupun Medan, karena tidak mampu lagi menampung arus kendaraan yang melintas.

Karenanya, tandas Anwar Sani, dibutuhkan jalan alternatif untuk mengatasi kemacetan tersebut. Dalam hal ini Bupati Karo telah menemukannya dan sudah menyampaikannya kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi untuk segera dibangun, agar masyarakat tidak lagi merasa resah dan was-was melintasi jalan Medan-Berastagi yang sangat rawan macet.

Namun demikian, politisi PDI Perjuangan ini berjanji akan terus "menggedor" pemerintah pusat untuk secepatnya merealisasikan pembangunan jalan tol Medan-Berastagi, walaupun saat ini Komisi D tengah fokus merealisasikan pembangunan jalur alternatif Medan - Berastagi.

"Kami tidak akan berhenti memperjuangkan usulan Bupati Karo, ICK dan tokoh-tokoh pemerhati infrastruktur jalan di Sumut seperti Pemred Harian SIB GM Immanuel Panggabean BBA dan mantan anggota DPD RI Parlindungan Purba yang diketahui sebagai penggagas pembangunan jalan tol Medan - Berastagi. Komisi D akan terus berusaha agar ide maupun gagasan mereka dapat segera terealisasi," tambah Anwar.

Memang diakui anggota dewan Dapil Karo, Dairi dan Pakpak Bharat ini, untuk merealisasikan jalan tol ini membutuhkan waktu lama, karena anggarannya cukup besar, sehingga sedang dikaji kelayakannya oleh Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat). "Tapi kita tidak pernah menyerah untuk memperjuangkannya," ujarnya.

Bagi Komisi D target cepat dan tepat mengatasi kemacetan saat ini, membangun jalur alternatif Berastagi - Laugedang - Sibolangit-Sukamakmur-Tuntuntungan-Medan, karena sebagian besar sudah aspal beton dan batu. Hanya sekitar 6 Km lagi dari Dusun Laugedang menuju Desa Sukamakmur perlu dibuka, karena masih jalan tanah.

Seperti diberitakan SIB, Selasa (21/1), Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi membahas rencana pembangunan jalan alternatif jurusan Berastagi - Jaranguda-Laugedang - Sibolangit - Medan, untuk mengatasi kemacetan jalur Medan - Berastagi, karena pembangunan jalan tol dianggap terlalu lama menunggu realisasinya. Padahal kemacetan sudah sangat parah.

Gubernur dalam pertemuan itu mengaku baru tahu ada jalan yang dapat menghubungkan Medan - Berastagi via Sibolangit tembus ke Tuntungan. Jika akses jalan ini dibuka, tentu bisa mengatasi kemacetan Medan - Berastagi. "Saya akan dukung sepanjang untuk kepentingan masyarakat," ujar Edy Rahmayadi.

Berkaitan dengan itu, Gubernur menugaskan Asisten III Bagian Administrasi Umum dan Aset, M Fitriyus untuk menjajaki pembukaan jalur alternatif ini, sekaligus dapat dimonitor dengan berkordinasi dengan OPD terkait, agar bisa segera dimulai pembangunannya. (M03/f)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru