Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

Ketua DPRD Sergai: Seluruh Pihak Harus Bersinergi Benahi Pulau Berhala

Redaksi - Senin, 27 Januari 2020 11:30 WIB
146 view
Ketua DPRD Sergai: Seluruh Pihak Harus Bersinergi Benahi Pulau Berhala
sidaknews.com
Bupati Soekirman didampingi Ketua DPRD dr Rizki Ramadhan Hasibuan SH SE, Sekdakab H M Faisal Hasrimy AP MAP saat meninjau Dermaga Bagan Kuala Kecamatan Tanjung Beringin yang diproyeksikan Pulau B
Sergai (SIB)
DPRD Serdangbedagai (Sergai) siap mendukung serta mendorong pemerintah daerah untuk mengembangkan destinasi wisata Pulau Berhala yang berada di wilayah Kecamatan Tanjung Beringin. Selain memiliki panorama yang sangat memukau dan eksotis, secara geografis pulau ini dekat dengan wilayah perairan Malaysia.

Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Sergai dr Riski Ramadhan Hasibuan kepada SIB, Minggu (26/1) di Perbaungan.

Pulau Berhala yang diapit dua pulau kecil yakni Pulau Sokong Nenek dan Sokong Siembang ini, ujarnya, merupakan salah satu pulau terluar di Indonesia yang memiliki potensi perikanan, parawisata konservasi serta memiliki keanekaragaman hayati yang beragam. “Di Pulau Berhala ini terdapat penangkaran penyu yang menakjubkan,” ujarnya.

Kemudian, jelasnya lagi, bahwa Pulau Berhala dapat diproyeksikan menjadi centre point (pusat) ketahanan nasional di wilayah Barat Indonesia. Wilayahnya berjarak hanya 40 mil atau sekitar 66 km dari pulau terdekat di negara tetangga Malaysia.

“Kita patut memberikan perhatian khusus dalam membenahi Pulau Berhala yang menjadi kebanggaan kita. Seluruh pihak terkait harus bersinergis membenahinya,” harap Riski Ramadhan.

Menurutnya, beberapa waktu lalu DPRD bersama Bupati Sergai dan jajarannya telah melakukan pertemuan dan berdiskusi serta melakukan kunjungan kerja ke Desa Bagan Kuala Tanjung Beringin. DPRD siap mendukung Pemkab untuk berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan RI, Menteri KKP, BNPP, TNI. “Selain meningkatkan ekonomi masyarakat, perhatian kita juga bagaiman Pulau Berhala ini tetap terjaga dan tidak mudah dikuasai negara lain yang berdekatan,” kata Riski menutup. (T07/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru