Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Plt Wali Kota Medan Gendong Balita Penderita Stunting

Redaksi - Minggu, 08 Maret 2020 10:37 WIB
135 view
Plt Wali Kota Medan Gendong Balita Penderita Stunting
SIB/Dok
PENDERITA STUNTING: Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menggendong dan menghibur penderita  stunting Alfred Tegar Manurung di kediamannya Jalan Menteng III, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Senin (2/3).
Medan (SIB)
Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menggendong penderita stunting bernama Alfred Tegar Manurung, saat mengunjungi kediaman bocah berusia 2,8 tahun itu di Jalan Menteng III, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Senin (2/3). Didampingi Plt Ketua TP PKK Kota Medan Ny Hj Nurul Khairani Lubis, Akhyar berusaha berkomunikasi sekaligus menghibur Alfred.

Usai menggendong Alfred, rasa iba Akhyar tersentuh ketika melihat Alfred tinggal dalam ruangan bekas kedai berukuran 3 x 4 meter yang berada di bagian depan rumah opungnya. Selain kamar, ruangan sempit dan minim ventilasi itu juga digunakan sebagai tempat memasak.

Didampingi sejumlah pimpinan OPD dan Camat Medan Denai Ali Sipahutar, Akhyar menegaskan, Alfred beserta sejumlah anak penderita stunting akan ditangani Pemko Medan melalui OPD terkait.

"Tak hanya menangani Alfred dari segi medis, tapi tempat tinggalnya juga akan ditangani, terutama menyangkut ventilasi udara, MCK serta sanitasi, sehingga kondisi tempat tinggal dan lingkungannya sehat," jelasnya.

Dari segi medis, Akhyar menginstruksikan Dinas Kesehatan Kota Medan terus melakukan pemantauan secara intensif melalui Posyandu, guna memantau pertumbuhan dan kesehatannya hingga Alfred berusia 5 tahun. Diharapkan, masalah stunting akan dapat diatasi dengan penanganan secara intensif.

"Selain Alfred, ada beberapa anak lagi menderita stunting di Kelurahan Binjai ini. Mereka akan ditangani dengan sebaik-baiknya," ungkapnya sembari menyerahkan bingkisan bantuan dari sejumlah OPD di lingkungan Pemko Medan.

Sementara Kadis Kesehatan Kota Medan Dr Edwin Effendi menjelaskan, stunting secara nasional menjadi perhatian khusus. Ditambahkan, bagi penderita stunting di Kota Medan termasuk Alfred, penanganannya akan melibatkan lintas sektoral.

"Penanganan stunting tidak hanya dari kesehatan saja, tapi juga sektor lain seperti rumah, lingkungan maupun sanitasi, karena itu berdampak dengan pertumbuhan anak. Artinya, penanganan stunting harus dilakukan secara terpadu sehingga tertangani dengan baik," jelasnya.

Diakui, pihaknya akan memulihkan gizi Alfred dengan memberikan makanan tambahan dan terus melakukan pendampingan, sehingga tercapai kesehatan yang mandiri. "Kalau cepat diketahui dan ditangani, penyakit stunting pasa anak dapat diatasi," ujarnya. (Rel/M15/d)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru