Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Tahun 2020, Sergai Targetkan Raihan SAKIP Predikat "BB"

Redaksi - Selasa, 10 Maret 2020 11:07 WIB
183 view
Tahun 2020, Sergai Targetkan Raihan SAKIP Predikat "BB"
SIB/Dok
TANDA TANGAN: Bupati H Soekirman menyaksikan penandatanganan dokumen perjanjian kinerja yang dilakukan oleh jajaran Kepala OPD Sergai, Senin (9/3).
Sergai (SIB)
Pelaksanaan program kegiatan harus melalui perjanjian kinerja, agar hasil yang diraih sesuai dengan indikator-indikator terukur. Dengan perjanjian kinerja, kegiatan tahun sebelumnya dapat diketahui dan kegiatan yang sekarang dilaksanakan, punya target capaian yang jelas.

Demikian disampaikan Bupati Serdangbedagai (Sergai) Ir H Soekirman saat memimpin rapat koordinasi (Rakor) pemerintahan dan pembangunan, Senin (9/3) di Aula Sultan Serdang, Komplek Kantor Bupati di Seirampah.

"Jika tahun 2019 Kabupaten Sergai meraih predikat "B" di bidang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), untuk tahun 2020 kita berharap, dapat meningkatkan raihan menjadi "BB". Kita bisa meraih predikat "BB", jika sama-sama berkomitmen meningkatkan kinerja. Mari berharap dan berusaha agar kita tidak berpuas diri pada kinerja yang sudah diperbuat," ajak Soekirman.

Bupati juga memberi perhatian terhadap proses pemeriksaan yang sedang dilaksanakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) di lingkup Pemkab Sergai. Untuk itu, dia meminta seluruh OPD dan camat bekerja sama dan kooperatif, terutama dalam menyelesaikan berkas-berkas yang dibutuhkan BPK.

"OPD dan camat harus ikut bekerja dan kooperatif, agar hasil pemeriksaan sesuai dengan target yang ditentukan oleh BPK Provinsi Sumut," tegas Soekirman.

Selain itu, dia mengimbau kepada peserta rapat, terutama dinas kesehatan agar bertindak cermat dan tepat menghadapi penyebaran virus corona yang dikabarkan sudah masuk ke wilayah Indonesia. Menurutnya, jajaran dinas kesehatan yang sudah memiliki program "Gemes" atau Gerakan empati masyarakat sakit dan "Germas" atau Gerakan masyarakat hidup sehat, harus lebih proaktif melakukan sosialisasi kepada khalayak ramai, khususnya di kabupaten tanah bertuah negeri beradat itu.

"Dinas kesehatan harus proaktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup sehat dan bersih. Namun di atas semua itu, masyarakat mesti tenang dan jangan panik berlebihan, menanggapi informasi yang berkembang yang tidak seluruhnya benar," imbau Soekirman. (T06/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru