Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Presiden Jokowi Serahkan 697 Sertifikat Secara Virtual di Deliserdang

Redaksi - Jumat, 30 Oktober 2020 19:04 WIB
376 view
Presiden Jokowi Serahkan 697 Sertifikat Secara Virtual di Deliserdang
Foto SIB/Jekson Turnip
SERAHKAN: Presiden Jokowi menyerahkan sertifikat secara virtual di Deliserdang yang disaksikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Umum Faisal Arif Nasution dan Mewakili Kepala BPN, Marangkup Manullang di Beringin, Selasa (27/10). <
Beringin (SIB)
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan 697 sertifikat gratis secara virtual dari Humbang Hasundutan kepada warga Kabupaten Deliserdang, Selasa (27/10) di Aula Desa Sidourip, Kecamatan Beringin.

Masyarakat yang menerima sertifikat itu tampak perwakilan saja dengan menggunakan pakaian adat yang ada di Sumut. Pakaian yang dikenakan yaitu Batak Toba, Tapsel, Jawa, Karo, Mandailing, Nias dan lain sebagainya. Acara itu juga tampak menerapkan protokol kesehatan.

Dari vidio, protokol kepresidenan menyapa warga Deliserdang. Lalu jawaban warga yang dipimpin Kepala BPN Deliserdang melalui Kasi Hubungan Hukum Pertanahan, Marangkup Manullang bersama Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Umum Faisal Arif Nasution serta Camat Beringin Wahyu Rismiana dengan menjawab "Deliserdang siap dan Deliserdang hebat".

Sebelum Presiden menyerahkan sertifikat, terlebih dahulu Menteri ATR/BPN Sofian Djalil memberikan arahan. Disebut sertifikat merupakan bukti hak milik. Untuk urusan tanah, Kanwil dan Kakan BPN di Sumut yang bertanggung-jawab untuk selesaikan sertifikat dan juga ulayat.

"Tahun ini di Sumut 46.000 sertifikat yang diselesaikan. Di antaranya 21 sertifikat gereja dan 26 tanah wakaf. Kita akan sertifikatkan seluruh rumah ibadah dan tanah PLN. Kemudian tahun depan tentu target sertifikasi tanah tentu akan lebih banyak," terang Sofian.

Usai itu, tidak beberapa lama Presiden yang didampingi para Menteri dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyapa semua warga, termasuk warga Deliserdang melalui virtual. Presiden menyuruh warga untuk mengangkat sertifikat agar dapat dihitung.

Presiden pada kesempatan itu dalam sambutan mengatakan, guna sertifikat yaitu status hukum hak tanah yang dimiliki sudah jelas. Sertifikat dapat gunakan sebagai akses perbankan untuk modal usaha.

Masyarakat penerima sertifikat, Teti Mustawa dan Iwan warga Desa Beringin mengaku sangat bangga dapat menerima sertifikat secara gratis. Mereka mengaku sertifikat tidak akan digunakan ke perbankan untuk modal usaha. Namun untuk disimpan di rumah.
"Ada 400 meter persegi dan bangunan yang saya ajukan sertifikat dengan program proses pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di Dusun III Desa Beringin. Terimakasih pak Jokowi," kata Iwan.

"Senang sekalilah pak dapat program sertifikasi tanah secara gratis. Tidak ada dipersulit dan kutib biaya (PTSL). Saya lebih memilih simpan sertifikat ini daripada untuk dibuat modal usaha. Karena saya merupakan petani di Dusun Mawar Desa Beringin, Kecamatan Beringin," tandas Teti. (T05/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru