Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Wabup Sampaikan Nota Keuangan Ranperda APBD Deliserdang

* RAPBD 2021 Diprediksi Rp 3,9 Triliun
Redaksi - Selasa, 03 November 2020 19:44 WIB
363 view
Wabup Sampaikan Nota Keuangan Ranperda APBD Deliserdang
Foto SIB/Jekson Turnip
SAMPAIKAN NOTA: Wabup Yusuf Siregar didampingi Sekwan Rahmad sampaikan nota keuangan ranperda APBD 2021 kepada Ketua DPRD Zakky Shahri didampingi Wakil Amit Damanik dan Nusantara T Silangit
Lubukpakam (SIB)
Wakil Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar menyampaikan pengantar nota keuangan Ranperda APBD Deliserdang TA 2021 pada sidang paripurna di Gedung Dewan, Lubukpakam, Senin (2/11) yang dipimpin Ketua DPRD Zakky Shahri bersama Wakil Ketua Amit Damanik dan Nusantara Tarigan Silangit.

Yusuf menyampaikan, R APBD tahun 2021 merupakan bagian dari siklus pengelolaan keuangan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019. Ranperda APBD itu merupakan lanjutan dari hasil pembahasan dokumen kebijakan umum anggaran (KUA) serta prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) yang telah disepakati bersama.

Menurutnya, tahun 2019 pertumbuhan ekonomi Deliserdang meningkat dari tahun sebelumnya menjadi 5,18%. Namun pada tahun 2020 pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan seiring dengan penyebaran Covid-19 yang menekan sebagian besar pertumbuhan usaha, teputusnya mata rantai pasokan barang dan jasa, terganggunya mobilitas masyarakat, terhambatnya kegiatan ekonomi khsususnya pada sektor UKM dan UMKM serta pariwisata.

Dijelaskan, RAPBD diperkirakan sebesar Rp3.999.683.296.443, dengan rincian Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncakan sebesar Rp1.431.739.167.779. Pendapatan transfer pada RAPBD 2021 sebesar Rp2.395.217.628.664 dengan rincian yaitu pendapatan transfer pemerintah pusat sebesar Rp.2.250.422.022.000. Kemudian pendapatan transfer antar daerah yaitu sebesar Rp144.795.606.664 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan sebesar Rp172.726.500.000.

Rencana belanja daerah yaitu sebesar Rp4.026.683.296.443 yang terdiri dari belanja operasi sebesar Rp2.729.689.077.920. Belanja modal sebesar Rp768.581.572.799 lalu belanja tidak terduga sebesar Rp10.000.000.000 dan belanja transfer sebesar Rp518.412.645.724.

Sedangkan rencana penerimaan pembiayaan adalah sebesar Rp45.000.000.000 yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya. Sedangkan pengeluaran pembiayaan ditargetkan pada RAPBD tahun 2021 sebesar Rp18.000.000.000. Pembiayaan netto sendiri sebesar Rp27.000.000.000 yang akan digunakan untuk menutupi defisit belanja sebesar Rp27.000.000.000, sehingga sisa lebih anggaran tahun berkenan sama dengan nol.(T05/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru