Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 23 September 2026

Salmon Sagala Prihatin Kondisi Perekonomian Masyarakat Saat Ini Semakin "Sekarat"

Firdaus Peranginangin - Senin, 29 Juli 2024 20:34 WIB
545 view
Salmon Sagala Prihatin Kondisi Perekonomian Masyarakat Saat Ini Semakin "Sekarat"
Foto: Dok/Firdaus
Salmon Sumihar Sagala SE
Medan (harianSIB.com)
Anggota Komisi A DPRD Sumut Salmon Sumihar Sagala merasa prihatin melihat kondisi perekonomian masyarakat menengah ke bawah saat ini yang semakin hari semakin "sekarat".

Dia menilai pemerintah perlu segera mengatasi penyebab spesifiknya serta melakukan penerapan kebijakan yang tepat mengatasinya.

"Kita melihat di lapangan, daya beli masyarakat sangat turun drastis, bahkan banyak toko dan kios di pasar tradisional tutup akibat sepinya pembeli," kata Salmon kepada wartawan, Senin (28/7/2024), melalui telepon, menanggapi semakin terpuruknya perekonomian masyarakat saat ini.

Berdasarkan hasil pembicaraannya dengan sejumlah warga yang tergolong ekonomi menengah ke bawah, kondisi ekonomi mereka sekarang sangat sulit, sehingga terpaksa mengurangi aktivitas ekonomi, menekan biaya hidup sehari-hari, agar tidak memperburuk kondisi ekonomi.

"Ini penyebabnya dikarenakan kenaikan harga barang dan jasa secara signifikan mengurangi daya beli masyarakat, karena pendapatan mereka tidak cukup untuk menutupi biaya hidup yang meningkat," katanya.


Selain itu, lanjutnya, pendapatan masyarakat yang stagnan atau tidak sebanding dengan kenaikan biaya hidup, sehingga masyarakat sulit memenuhi kebutuhan dasar dan terpaksa mengurangi daya beli mereka. Sebab, setiap hari mengalami peningkatan biaya kebutuhan dasar seperti makanan, perumahan, transportasi, dan pendidikan.



Untuk mengatasi krisis ekonomi yang sedang dihadapi masyarakat ini, kata dia, pemerintah perlu menerapkan kebijakan stimulus fiskal dan moneter, seperti menurunkan suku bunga, memberikan insentif pajak dan meningkatkan belanja pemerintah untuk infrastruktur dan program sosial.

"Bisa juga meningkatkan bantuan langsung tunai, subsidi bahan pokok dan program-program bantuan sosial lainnya untuk membantu masyarakat yang paling terdampak serta penyediaan pinjaman dengan bunga rendah atau tanpa bunga bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta penciptaan lapangan kerja bagi anak bangsa yang saat ini banyak menganggur," katanya.


Bahkan yang paling mendesak dilakukan, tambah Salmon, pemerintah perlu segera diversifikasi ekonomi, khususnya di sektor pertanian dan perikanan, yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian dan ketahanan pangan serta peningkatan ketahanan pangan dengan praktik pertanian yang berkelanjutan agar produksi pangan lokal meningkat.(**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru