Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026

PDNI Gelar Kegiatan Sosial dan Olahraga "Blessing Nias" di Gunungsitoli

Leo Bastari Bukit - Senin, 05 Mei 2025 16:21 WIB
108 view
PDNI Gelar Kegiatan Sosial dan Olahraga "Blessing Nias" di Gunungsitoli
Foto: Dok/F PA
PDNI sukses menggelar serangkaian kegiatan sosial dan olahraga "Blessing Nias" pada Jumat (2/5)-Minggu (4/5), di Alun-alun Kota Gunung Sitoli.
Medan(harianSIB.com)

Perkumpulan Doktor Nias Indonesia (PDNI) sebagai wadah para doktor asal Kepulauan Nias yang tersebar di seluruh Indonesia, sukses menggelar serangkaian kegiatan sosial dan olahraga bertajuk "Blessing Nias" yang dimulai sejak Jumat (2/5/2025)- Minggu (4/5/2025), di Alun-alun Kota Gunung Sitoli.

Hal itu disampaikan Ketua Umum PDNI Dr Alpius Sarumaha MH, Sekretaris Umum PDNI Dr Suardin Gaurifa MTh dan Ketua Panitia Dr Berkat Dedikasi Zalukhu SSTP MPA kepada wartawan, Senin (5/5/2025), di Medan, seusai menggelar kegiatan tersebut.

Menurut Alpius dan Suardin, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi PDNI bagi masyarakat, dengan menyuguhkan pengobatan gratis bagi masyarakat Kota Gunungsitoli, kegiatan PDNI Run atau lomba lari yang memperebutkan hadiah sepeda motor, laptop dan ponsel serta kegiatan PDNI Fight Championship sebagai ajang kejuaraan seni bela diri pertama yang digelar di Kepulauan Nias.

Ditambahkan Suardin, sejalan dengan motto organisasi "PDNI Bergerak Cepat, PDNI Jadi Berkat", tentu banyak tokoh yang mendukung sekaligus ikut hadir menyaksikan kegiatan, seperti Wali Kota Gunung Sitoli Sowa'a Laoli, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Adrianus Zega, unsur Forkopimda, Ketua KONI Kota Gunungsitoli Yose Rizal Mendrofa.

Wali Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli yang juga secara resmi melepas peserta lomba lari mengatakan, kegiatan ini membawa dampak positif luas bagi masyarakat, terutama kesehatan, prestasi olahraga dan peningkatan semangat pendidikan generasi muda.

Menurut Suardin, PDNI Run diikuti oleh ratusan peserta dari lima wilayah administratif di Kepulauan Nias serta dari luar daerah seperti Medan dan Simalungun. Kegiatan pengobatan gratis diikuti oleh ratusan warga dari berbagai desa di Kota Gununsitoli.


PDNI Fight Championship, menurut Alpius, menjadi daya tarik tersendiri sebagai kejuaraan bela diri perdana di Nias. Meskipun dengan fasilitas terbatas, kompetisi ini tetap menerapkan standar aturan yang profesional dan ketat, sehingga ajang ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat olahraga dan prestasi di kalangan pemuda Nias.

Alpius Sarumaha juga menegaskan, PDNI merupakan organisasi yang hadir untuk melayani masyarakat, bukan sebagai wadah eksklusif, sehingga ia mendorong generasi muda Nias untuk berani bermimpi dan meraih pendidikan hingga tingkat doktoral, tanpa dibatasi oleh kondisi ekonomi.

Suardin Gaurifa juga menyampaikan, kegiatan ini bentuk kontribusi PDNI terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Nias serta mengharapkan pemerintah pusat memperhatikan aspirasi rakyat Nias untuk pemekaran provinsi sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.

Ketua Panitia Dr Berkat Dedikasi Zalukhu, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini seperti, Dr Nepho Laoly, Dr Yupiter Zega, Dr Bless Ade Putra Telaumbanua, Pdt Pastijaya Halawa, Dr Erniwati Halawa, Dr. Dorkas Orienti Daeli, Dr.Kejar hidup Laia, Pemko Gunungsitoli dan berharap kegiatan ini digerakkan oleh kerinduan akan kemajuan masyarakat Nias. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru